Dedie Rachim Wanti-wanti Isu Climate Disaster, Anak Muda Diminta Mulai Pikirkan Energi Terbarukan
Tsaniyah Faidah July 30, 2026 08:07 AM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri Grand Seminar "Empowering Future Leaders with Creative Mind and Critical Perspectives" yang diselenggarakan di Auditorium Bima Arya, Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor, Rabu (29/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Dedie Rachim menyampaikan beberapa isu, di antaranya mengenai lingkungan, teknologi, sumber daya manusia, energi, hingga pangan.

Dedie Rachim menjelaskan, perubahan iklim merupakan kondisi nyata yang sudah terjadi. Bahkan, dampaknya telah menyebabkan climate disaster atau bencana akibat perubahan iklim.

"Sebuah indikasi berbahaya bagi manusia, khususnya bangsa Indonesia, karena bukan lagi climate change tapi sebuah fenomena gejala climate disaster. Jadi ada kerusakan siklus iklim dunia yang berdampak langsung pada Indonesia," ungkapnya.

"Ini tantangan sesungguhnya generasi muda. Jadi tidak hanya geopolitik saja, tidak hanya politik dalam negeri, tapi bagaimana kondisi alam yang seharusnya normal akan menghadapi hambatan dan ini menjadi tantangan besar," sambungnya.

Hal lain yang disampaikan Dedie Rachim berkaitan dengan kemandirian energi dalam negeri, kemandirian pangan, pengelolaan sumber daya alam, penanganan sampah, dan berbagai isu lainnya.

Dalam upaya memperkuat ketahanan energi, Dedie Rachim mendorong generasi muda untuk turut memikirkan konsep energi baru terbarukan. Menurutnya, Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya alam melimpah. 

Namun, apabila tidak dikelola dan diolah dengan baik, potensi tersebut tidak akan menjadi produk yang mendukung ketahanan energi nasional.

"Itu yang akan kita hadapi ke depan, tantangan-tantangan ini yang harus dipecahkan dengan konsep-konsep baru. Seperti dalam pengelolaan sampah, anak muda harus mampu dan bisa mengelola sampah dari hulu ke hilir. Sebab itu juga akan berdampak pada peningkatan ekonomi," ucapnya.

Sehingga, sambungnya, ke depan kita akan menjadi bangsa yang mandiri dan tidak bergantung pada negara lain. 

"Itu dimulai dari para anak muda generasi penerus yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan," ungkapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.