Misi Besar Adrian Dalmau di PSIM Yogya: Bertekad Jadi Mesin Gol!
Hari Susmayanti July 30, 2026 07:14 AM

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Striker anyar PSIM Yogyakarta, Adrian Dalmau, langsung memasang target tinggi setelah resmi bergabung dengan Laskar Mataram untuk menghadapi Super League 2026/2027. 
Penyerang asal Spanyol itu ingin segera beradaptasi, mencetak banyak gol, dan membantu PSIM meraih kemenangan demi kemenangan.

Dalmau menjadi rekrutan anyar yang diharapkan mampu menjawab persoalan ketajaman lini depan PSIM musim lalu. 

Pengalaman panjangnya di sepak bola Eropa membuat manajemen optimistis pemain berusia 32 tahun itu bisa menjadi solusi di sektor penyerangan.

Mantan penyerang FC Utrecht dan Heracles Almelo tersebut mengaku sangat antusias memulai petualangan pertamanya di luar Eropa. 

Ia datang ke Yogyakarta dengan satu misi besar, yakni membuktikan kualitasnya sebagai mesin gol.

“Target utama saya adalah menunjukkan kualitas saya sebagai pemain dan membuktikan bahwa saya adalah pemain yang bisa mencetak banyak gol untuk klub,” ujarnya, Selasa (28/7/2026).

Dia menegaskan, kehadirannya ke Indonesia bukan untuk sekedar mengembangkan karir di Asia, namun juga membantu PSIM mencapai level tertinggi.

 ”Saya ingin membantu tim untuk mencapai level berikutnya di liga ini. Jadi, target utama saya adalah beradaptasi, mencetak banyak gol, dan saya datang ke sini untuk memenangkan pertandingan bagi PSIM,” ujar Dalmau.

Rekam jejak Dalmau menjadi alasan kuat PSIM mendatangkannya. 

Penyerang kelahiran Palma de Mallorca, 23 Maret 1994, itu pernah tampil tajam dengan mencetak 19 gol dalam satu musim di kasta tertinggi Liga Belanda bersama Heracles Almelo sebelum melanjutkan karier di Liga Polandia.

Manajer PSIM, Iksan Mahar, mengatakan kehadiran Dalmau merupakan bagian dari upaya melengkapi kebutuhan taktik pelatih kepala Jean-Paul van Gastel. 

Menurutnya, PSIM membutuhkan sosok striker yang tajam dan klinis setelah musim lalu lini depan belum tampil maksimal.

“Kami menyambut kehadiran penyerang baru asal Spanyol, Adrian Dalmau. Besar harapan kami Dalmau bisa menjadi pelengkap puzzle taktik pelatih kepala JP (Jean-Paul) yang kekurangan striker tajam dan klinis pada musim lalu,” kata Iksan.

Baca juga: Dirut PSIM Yogyakarta: Penjualan Tiket Membantu Jaga Kesehatan Finansial Klub

Kepercayaan pelatih

Iksan mengungkapkan, proses perekrutan Dalmau juga tidak lepas dari peran Van Gastel yang menjalin komunikasi intens dengan sang pemain. 

Kepercayaan terhadap pelatih menjadi salah satu faktor yang membuat Dalmau menerima tantangan bermain di Indonesia.

Meski harus menjalani proses adaptasi dengan iklim dan atmosfer sepak bola yang berbeda, manajemen PSIM yakin pengalaman serta kualitas Dalmau akan membantunya cepat menyatu dengan tim. 

“Tantangan Dalmau tentu beradaptasi cepat dengan iklim sepak bola. Apalagi PSIM adalah tim pertama dia di luar Eropa. Terlepas dari masalah adaptasi, kami sangat percaya dengan kualitas Dalmau sebagai juru gedor baru tim. Itu pula yang menjadi dasar JP berminat untuk menggunakan jasanya di musim ini,” ujar Iksan. (mur)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.