Polisi Tahan Truk Tangki Pertamina, Sempat Kabur Usai Senggol Pengendara Motor di Polman
Nurhadi Hasbi July 30, 2026 11:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Polisi mengamankan truk tangki milik Pertamina usai terlibat kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (30/7/2026).

Truk tangki Pertamina tersebut kini terparkir di samping Mapolres Polman, Jalan Kartini, Kelurahan Pekkabata.

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk tangki itu terjadi di Jalan Trans-Sulawesi, Kelurahan Matakali, Kecamatan Matakali.

Akibat kejadian tersebut, dua pengendara sepeda motor yang merupakan ayah dan anak harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka-luka.

Baca juga: Kronologi Truk Tangki BBM Tabrak Kios dan Rumah Warga di Desa Salutambung Majene

Berdasarkan rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi, terlihat truk tangki Pertamina melaju searah dari arah Kabupaten Majene.

Saat melintas di lokasi kejadian, truk tersebut diduga menyenggol sepeda motor bernomor polisi DC 2124 PR yang berada di sisi jalurnya.

Benturan keras membuat pengendara motor kehilangan kendali.

Korban Hamzah (50), yang mengendarai sepeda motor, terlempar hingga jatuh ke dalam saluran irigasi.

Sementara putrinya, Dwi Fatimah (21), terpental ke badan jalan.

Usai kejadian, truk tangki BBM tersebut diduga tidak berhenti untuk memberikan pertolongan, melainkan terus melaju meninggalkan lokasi.

Melihat kedua korban tergeletak, warga langsung bergerak melakukan evakuasi ke RSUD H Andi Depu Polewali.

Akibat kecelakaan itu, Hamzah mengalami luka robek pada wajah, pendarahan dari hidung, serta luka lecet pada tangan dan lutut.

Sedangkan Dwi Fatimah mengalami luka lecet pada wajah, tangan, dan kaki, serta mengeluhkan nyeri hebat di bagian dada.

Polisi Ungkap Truk Lewat Rekaman CCTV

Kasat Lantas Polres Polman IPTU Jamaluddin membenarkan adanya peristiwa dugaan tabrak lari tersebut.

Ia mengatakan, pihaknya sempat mengalami kesulitan mengidentifikasi kendaraan karena truk langsung meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP).

Namun, kasus tersebut berhasil diungkap dua hari kemudian setelah polisi melakukan analisis terhadap rekaman pemantau jalan raya.

"Berdasarkan hasil rekaman, kendaraan yang terlibat akhirnya berhasil kami ungkap dua hari setelah kejadian," kata IPTU Jamaluddin.

Ia menjelaskan, rekaman tersebut diperoleh melalui koordinasi dengan tim Regional Traffic Management Center (RTMC) Ditlantas Polda Sulbar.

Rekaman itu kemudian diperiksa dan dikaji untuk mengetahui kendaraan yang terlibat sebelum dan sesudah kejadian.

Saat ini, satu unit armada truk tangki BBM yang diduga terlibat kecelakaan telah diamankan polisi.

Meski demikian, kepolisian masih mendalami status hukum pengemudi truk tersebut.

"Sopir saat ini kami kenakan wajib lapor. Setelah tahap penyelidikan rampung, baru akan kita tentukan statusnya saat naik ke penyidikan," ungkapnya. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.