TRIBUNJATENG.COM - Mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Nadya Dwi Ramadhany, menjadi korban pembunuhan.
Kasus tersebut akhirnya terungkap setelah polisi menangkap pelakunya pada Rabu (29/7/2026).
Butuh waktu hampir tiga bulan bagi polisi untuk menangkap pelaku sejak Nadya ditemukan tewas di kamar kosnya, Gomong Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (17/5/2026).
Baca juga: Wanita Tewas Bersimbah Darah di Atas Kasur Kamar Kos, Warga: Suami Langsung Kabur
Selama dalam pelarian, pelaku yang diketahui bernama Haikal bersembunyi di wilayah Mataram.
Kepada wartawan, Haikal mengaku membunuh Nadya karena dirinya kepergok hendak mencuri di kosan korban.
Saat itu, dirinya beraksi seorang diri.
Ia hendak mencuri di kamar korban.
Ketika sedang beraksi, tiba-tiba Nadya terbangun.
Panik aksinya diketahui, Haikal pun refleks menyerang korban.
"Refleks saja," ucap Haikal di Polresta Mataram, Rabu (29/7/2026).
Haikal mengaku dirinya tidak mengenal korban.
Aksinya pun dilakukan secara random.
Ia juga mengaku tidak melakukan pelecehan terhadap korban saat melancarkan aksi kejahatan.
"Tidak pernah," ujar dia.
Setelah membunuh korban, pelaku lantas menggasak dua unit handphone dan sepeda motor milik Nadya.
Handphone yang dicuri, tidak dijual, tetapi dibuang di Kuripan, Kabupaten Lombok Barat.
Namun saat dilakukan pencarian ulang barang bukti tersebut tidak ditemukan.
Sementara sepeda motor korban digunakan sendiri oleh Haikal.
Haikal diketahui berencana berangkat ke Malaysia untuk bekerja.
Namun, ia membantah niatnya pergi ke luar negeri untuk melarikan diri.
Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Dharma Yulia Putra mengatakan saat ini polisi sudah menyita sepeda motor korban sebagai barang bukti.
Kondisi sepeda motor miliki korban sudah dipreteli pelaku.
"Iya benar. Motor sudah kita pegang, kita amankan," kata Dharma.
Nadya, mahasiswi Unram asal Kabupaten Sumbawa Barat ditemukan tidak bernyawa di kamar kosnya di Gomong Mataram, Minggu (17/5/2026).
Misteri kematian mahasiswi ini menjadi sorotan publik sebab sudah berbulan-bulan pelaku tidak kunjung ditemukan.
Setelah melalui proses penyidikan panjang pelaku akhirnya ditemukan dan langsung ditangkap untuk pemeriksaan lebih lanjut. (*)
Baca juga: Satpam Tewas dengan Tangan Terborgol di Waduk Jatiluhur, Dibunuh Sebelum Ditenggelamkan