TRIBUNPEKANBARU.COM - Simak soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Budaya Melayu Riau (BMR) Kelas 11 Bab 5 tentang Keragaman Pakaian Pengantin Riau .
Namun sebelum melihat kunci jawaban, sebaiknya siswa dapat mengerjakan sendiri soal-soal tersebut.
Kunci jawaban nantinya digunakan sebagai pembanding untuk mengukur kemampuan siswa.
Soal dan Kunci Jawaban BMR Kelas 11 Bab 5 ini ditujukan sebagai bahan belajar bagi para siswa di rumah.
Diketahui soal dan Kunci Jawaban BMR Kelas 11 Bab 5 adalah tema Keragaman Pakaian Pengantin Riau .
Soal dan Kunci Jawaban BMR Kelas 11 Bab 5 ini merujuk pada buku siswa Muatan Lokal Pendidikan Budaya Melayu Riau (BMR) K13 kelas XI terbitan Narawita Swarna Persada.
Simak Soal dan Kunci Jawaban BMR Kelas 11 Bab 5 dilansir dari kosabudaya.id:
Pilih jawaban yang benar
1. Orang Melayu meletakkan keris pada pending bagian depan tubuh sebelah kiri. Penamaan lain dari pending adalah ….
Jawaban: A. Ikat pinggang
2. Pakaian pengantin Melayu biasanya dibedakan di setiap prosesi. Pakaian pengantin perempuan pada upacara malam berinai adalah ….
Jawaban: B kebaya laboh atau baju kurung teluk belanga
3. Muka pengantin dibersihkan dan bulu romanya dicukur, rambut halus keningnya dibentuk dan dihias. Orang Melayu menamakan prosesi ini dengan istilah …
Jawaban: B. Berandam
4. Pengantin perempuan mengenakan kain (sutra) yang dikalungkan pada leher untuk menutup bahu dan kedua ujung kain bergantung di dada. Kain sutra yang dikenakan tersebut dinamakan …..
Jawaban: E. Sebai
5.Pelengkap pakaian pengantin perempuan pada upacara bersanding dipasangkan hiasan di ibu jari dan di jari kelingking (kedua belah tangan). Hiasan tersebut dinamakan ….
Jawaban: E. Canggai
6. Untuk memperindah tampilan, di dada pengantin perempuan dikenakan hiasan khas. Hiasan atau perlengkapan tersebut dinamakan ….
Jawaban: C. Dokoh bertingkat
7. Perhiasan pada lengan atas diberi gelang berkepala naga. Pada lengan bawah memakai gelang yang diberi nama …..
Jawaban: B. Gelang patah semat
8. Berbeda dengan bahan pakaian perempuan, pakaian pengantin laki-laki tidak berbenang sutera. Dalam busaya Melayu, lelaki dilarang memakai sutera karena tidak sesuai dengan ….
Jawaban: A. Syarak
9. Motif-motif untuk pakaian pengantin orang Melayu merupakan konsepsi tentang sesuatu yang dianggap baik, bernilai, dan dicita-citakan. Motif hewan dipilih yang memiliki sifat baik. Motif semut beriring dimaknai sebagai ….
Jawaban: A. Sifat rukun dan tolong menolong
10. Motif hewan seperti lebah bergayut sering kita lihat dalam motif-motif Melayu. Motif lebah bergayut dimaknai sebagai ….
Jawaban: B. Memakan dan mengeluarkan yang baik
11. Motif tampuk manggis juga digunakan untuk baju pengantin. Makna motif tampuk manggis dalam kebudayaan Melayu adalah ….
Jawaban: B. Kejujuran
12. Motif awan larat biasanya digunakan untuk mendoakan kekuasaan sultan yang sedang berkuasa. Sehingga, makna motif awan larat adalah ….
Jawaban: D. Keagungan dan kerendahan hati karena kekuasaan sultan sangatlah terbatas
13. Motif lainnya seperti motif kaki bawah yang dibuat sambung menyambung, dimaknai sebagai …..
Jawaban: A. Bentuk kesatuan dan kekompakan rakyat dalam kerajaan
14. Motif pecah piring berkenaan dalam hidup keluarga maupun masyarakat. Makna yang disimbolkan dalam motif ini adalah ...
Jawaban: A. Bermakna pentingnya saling berbagi
15. Motif dari seperti bunga selalu dikaitkan dengan keindahan. Tetapi ada pula pemaknaan yang berbeda antara satu dengan lainnya. Motif bunga melur dimaknai ….
Jawaban: D. Kesucian dan ketulusan hati
Itulah Kunci Jawaban Pendidikan Budaya Melayu Riau (BMR) Kelas 11 Bab 5 tentang Keragaman Pakaian Pengantin Riau.
Semoga bermanfaat dan bisa dipahami dengan sebaik-baiknya.
( Tribunpekanbaru.com )