GOW Nganjuk, Ajak Ortu Bijak Beri Akses Gawai Pada Anak dengan Bangun Budaya Berliterasi Sejak Dini
faridmukarrom July 30, 2026 01:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Nganjuk, dr. Widhi Nastiti Trihandy, mengajak para orang tua untuk lebih bijak dalam memberikan akses gawai kepada anak.

Hal tersebut sebagai upaya membangun budaya gemar membaca sejak usia dini.

Ajakan tersebut bukan tanpa sebab. Menurutnya, meningkatnya penggunaan gadget pada anak sudah menjadi sebuah fenomena. 

Aktivitas itu, menjadi tantangan serius bagi tumbuhnya budaya literasi pada anak. 

Ia menilai, kecanduan gawai sering kali bermula dari kebiasaan orang tua yang menjadikan perangkat digital sebagai solusi instan untuk menenangkan sang buah hati. 

Sehingga waktu yang seharusnya digunakan untuk belajar dan membaca justru habis di depan layar.

Baca juga: Jadwal Timor Leste vs Indonesia Piala AFF 2026 Live RCTI dan Youtube Arap Reza Gratis

"Padahal, kebiasaan tersebut dapat mengurangi rasa ingin tahu anak terhadap lingkungan maupun buku bacaan yang seharusnya menjadi sarana utama belajar pada usia dini," katanya, Rabu (29/7/2026). 

Dia mengungkapkan bahwa paparan gawai yang berlebihan dapat memengaruhi tumbuh kembang anak, mulai dari menurunnya kemampuan berinteraksi sosial hingga berkurangnya konsentrasi saat belajar. 

Kondisi itu perlu menjadi perhatian bersama karena akan berdampak pada perkembangan akademik maupun emosional anak di masa depan.

"Kami mengajak para orang tua untuk menerapkan pola pengasuhan yang lebih sehat dengan membatasi durasi penggunaan gadget serta menghadirkan suasana yang mendorong anak mencintai buku sesuai usianya," ujarnya. 

Dia menambahkan, membangun budaya literasi tidak dapat dilakukan secara instan.


Tetapi, membutuhkan komitmen dan konsistensi dari orang tua, guru, maupun seluruh elemen masyarakat."Kita harus mulai mengembalikan buku sebagai sahabat anak. Dengan membiasakan membaca sejak dini, anak akan memiliki daya imajinasi, kemampuan berpikir kritis, dan rasa ingin tahu yang lebih baik," terangnya. (nen) 

(tribunmataraman.com/Danendra Kusuma)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.