Asap Hitam Pekat Selimuti Kebakaran Asrama Polda Jambi, Damkar Ungkap Penyebabnya
Suci Rahayu PK July 30, 2026 02:48 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi saat kebakaran melanda kompleks asrama Polda Jambi di Kelurahan Tambak Sari, Kecamatan Jambi Selatan, Kamis (30/7/2026). 

Kondisi tersebut sempat menyulitkan proses pemadaman hingga petugas harus menggunakan alat bantu pernapasan khusus untuk menembus kepulan asap.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 02.04 WIB melalui layanan darurat 112 dan operator pemadam kebakaran.

KEBAKARAN - Kompleks Asrama Polri di belakang Mapolda Jambi, kebakaran, Kamis (30/7/2026) siang. Api berkobar dan asap membubung tinggi.
KEBAKARAN - Kompleks Asrama Polri di belakang Mapolda Jambi, kebakaran, Kamis (30/7/2026) siang. Api berkobar dan asap membubung tinggi. (Tribunjambi.com/Rifani Halim)

Saat petugas tiba di lokasi, kobaran api sudah membesar akibat tiupan angin yang cukup kencang.

“Pada saat kami sampai memang api sangat membesar karena tiupan angin yang sangat kencang. Kami langsung memproteksi beberapa bangunan lainnya sehingga tidak terjadi penyebaran,” kata Mustari.

Untuk menjinakkan api, Damkar Kota Jambi mengerahkan 13 unit armada dengan sekitar 60 personel. Langkah itu dilakukan mengingat lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman yang padat.

Meski kebakaran menghanguskan sejumlah rumah di kompleks asrama, Mustari memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Api dapat ditangani,” ujarnya.

Baca juga: Jalan Gang Belakang Polda Jambi Dipenuhi Barang Penghuni Asrama, Evakuasi Penuh Kepanikan

Baca juga: Jalan Sempit dan Warga Berkerumun Hambat Mobil Damkar ke Lokasi Asrama Polisi di Jambi yang Terbakar

Hingga kini, jumlah bangunan yang terdampak masih didata. Namun, berdasarkan informasi sementara, sekitar delapan rumah dilaporkan terbakar.

Yang paling mencolok dari peristiwa itu adalah kepulan asap hitam pekat yang terlihat dari lokasi kebakaran. Menurut Mustari, warna asap tersebut menjadi indikasi adanya material tertentu yang ikut terbakar.

“Asap hitam pekat biasanya mengindikasikan kebakaran kelas B. Material yang terbakar bisa berupa BBM, plastik, karet ataupun kasur. Di lokasi ini salah satu yang terbakar adalah kasur sehingga menghasilkan asap hitam yang sangat pekat,” jelasnya.

Asap yang begitu tebal menjadi tantangan tersendiri bagi petugas pemadam. Untuk menjaga keselamatan personel, seluruh petugas yang masuk ke area kebakaran menggunakan alat pelindung diri lengkap, termasuk Self Contained Breathing Apparatus (SCBA).

“Asap sangat tebal sehingga petugas harus menggunakan SCBA untuk bisa melihat kondisi di dalam lokasi kebakaran. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekat karena berbahaya jika tidak menggunakan alat pelindung diri,” tutup Mustari.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. (Tribunjambi.com/Rifani Halim)

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Jalan Sempit dan Warga Berkerumun Hambat Mobil Damkar ke Lokasi Asrama Polisi di Jambi yang Terbakar

Baca juga: Evaluasi SAKIP 2025, Gubernur Dorong Pemerintahan Akuntabel dan Pelayanan Publik Berkualitas

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.