TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pengguna Jalan Tol Pekanbaru–Dumai yang hendak menuju Kota Pekanbaru mulai Kamis (30/7/2026) harus memperhatikan perubahan jalur keluar tol.
PT Hutama Karya (Persero) resmi mengalihkan akses keluar dari Pintu Tol Pekanbaru melalui Muara Fajar ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru.
Perubahan ini diberlakukan untuk mendukung pembangunan jembatan overpass sebagai bagian dari proyek penyambungan Jalan Tol Pekanbaru–Dumai dengan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru.
Dengan diberlakukannya rekayasa lalu lintas tersebut, seluruh kendaraan yang sebelumnya keluar melalui akses Muara Fajar kini diarahkan melewati jalur baru menuju Pintu Tol Bypass Pekanbaru. Pengguna jalan diimbau menyesuaikan rute perjalanan sejak mendekati lokasi pengalihan agar terhindar dari perlambatan arus lalu lintas.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan pengalihan akses merupakan tahapan penting dalam pembangunan konektivitas jalan tol di Provinsi Riau.
Menurutnya, rekayasa lalu lintas telah dirancang dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan kelancaran perjalanan pengguna jalan.
"Pemindahan jalur ini merupakan bagian dari tahapan pembangunan konektivitas antara Jalan Tol Pekanbaru–Dumai dengan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru. Pekerjaan ini diperlukan agar proses penyambungan kedua ruas tol dapat berjalan sesuai target tanpa mengabaikan aspek keselamatan," ujar Hamdani, Kamis (30/7/2026).
Baca juga: Progres Pembebasan Lahan Tol Lingkar Pekanbaru Tembus 87,15 Persen, Tersisa 886 Bidang
Penyambungan Jalan Tol Pekanbaru–Dumai dengan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru diharapkan dapat memperkuat konektivitas transportasi di Riau, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Pihaknya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk memperhatikan rambu-rambu lalu lintas sementara, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengurangi kecepatan saat melintasi area pekerjaan.
Untuk mendukung kelancaran rekayasa lalu lintas, Hutama Karya bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Riau, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait telah menyiapkan berbagai perlengkapan keselamatan, mulai dari rambu sementara, traffic cone, water barrier, papan informasi, hingga lampu peringatan.
Selain itu, petugas juga ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk membantu mengarahkan kendaraan selama masa transisi. Pengaturan lalu lintas akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala guna memastikan arus kendaraan tetap aman dan lancar.
"Kami juga mengingatkan pengguna jalan agar memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol, mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta mengikuti informasi lalu lintas terbaru melalui kanal resmi perusahaan," katanya.
( Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono)