TRIBUNNEWS.COM – Buku pelajaran IPAS kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 119 bab 5.
Salah satu materi yang dibahas pada buku pelajaran buku pelajaran IPAS kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 119, karangan Fitri Amalia, dkk. terbitan Kemdikbud Ristek tahun 2025 yakni Energi untuk Masa Depan.
Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja atau menyebabkan terjadinya perubahan. Energi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari karena membantu manusia, hewan, tumbuhan, dan berbagai benda melakukan aktivitas.
Tanpa energi, lampu tidak dapat menyala, kendaraan tidak dapat bergerak, dan manusia tidak memiliki tenaga untuk belajar, bermain, maupun bekerja. Energi dapat berasal dari berbagai sumber, seperti matahari, air, angin, makanan, dan listrik.
Oleh karena itu, energi menjadi salah satu kebutuhan utama yang mendukung kehidupan dan berbagai kegiatan di bumi.
Pada latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada dalam halaman tersebut.
Sebagai catatan, sebelum melihat kunci buku pelajaran IPAS Kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 119 siswa diminta untuk terlebih dahulu menjawab soal secara mandiri.
Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak.
Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Hal 119 : Presentase Penggunaan Energi Fosil
Baca juga: Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Hal 118 Edisi Revisi: Pembangkit Listrik di Daerahku
Menyimpulkan Hasil Data
1. Tarik simpulan dari diagram batang yang kamu buat. Petunjuk: Semakin tinggi persentase, maka semakin tinggi tingkat ketergantungannya.
2. Dari data di penyelidikan dua, apakah masyarakat di sekitar kamu bergantung pada energi fosil?
3. Apa simpulan yang bisa kamu ambil dari penyelidikan 1 dan 2?
4. Apa yang berubah dari cara pandangmu terhadap penggunaan energi setelah melakukan penyelidikan ini?
Jawaban :
1. Berdasarkan diagram batang, BBM merupakan energi fosil yang paling banyak digunakan, sehingga masyarakat sangat bergantung pada BBM untuk bepergian dan menjalankan kendaraan.
Penggunaan elpiji juga cukup tinggi karena hampir semua rumah tangga menggunakannya untuk memasak. Sementara itu, minyak tanah memiliki tingkat penggunaan yang paling rendah karena sudah banyak digantikan oleh elpiji.
2. Ya, masyarakat di sekitar saya masih bergantung pada energi fosil. Hal ini terlihat dari penggunaan BBM untuk kendaraan, elpiji untuk memasak, dan listrik yang sebagian besar masih dihasilkan dari pembangkit listrik berbahan bakar fosil, seperti batu bara atau gas alam.
3. Berdasarkan kedua penyelidikan, dapat disimpulkan bahwa energi fosil masih menjadi sumber energi utama yang digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Energi fosil dimanfaatkan untuk memasak, transportasi, dan pembangkit listrik.
Karena jumlahnya terbatas dan dapat habis, masyarakat perlu menghemat penggunaannya serta mulai memanfaatkan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.
4. Setelah melakukan penyelidikan, saya menjadi lebih memahami bahwa energi fosil sangat penting, tetapi jumlahnya terbatas sehingga tidak dapat digunakan secara berlebihan.
Saya juga menyadari pentingnya menghemat energi, seperti mematikan lampu saat tidak digunakan, menggunakan transportasi umum atau bersepeda, serta mendukung penggunaan energi terbarukan agar sumber energi tetap tersedia untuk generasi mendatang.
Baca juga: Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Hal 108 Edisi Revisi: Uji Kompetensi
*) Disclaimer:
(Tribunnews.com/Namira)