Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cikwan Suwandi
TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG – Musim kemarau yang mulai melanda Kabupaten Karawang membawa ancaman meningkatnya risiko kebakaran lahan dan permukiman.
Karena itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang mengimbau masyarakat menghentikan kebiasaan membakar sampah yang dinilai masih sering dilakukan.
Selain berpotensi memicu kebakaran, pembakaran sampah juga menghasilkan asap yang mengandung zat berbahaya sehingga dapat mencemari udara dan mengganggu kesehatan masyarakat.
Kepala Bidang Kebersihan DLH Kabupaten Karawang, Willy Salmon, mengatakan, membakar sampah bukan lagi menjadi solusi dalam mengatasi persoalan sampah rumah tangga. Sebaliknya, kebiasaan tersebut justru menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan maupun kesehatan.
Baca juga: Kata Peralta Soal Persib: Klub yang Sangat Besar dan Memiliki Standard Tinggi
"Asap dari pembakaran sampah mengandung berbagai zat berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan masyarakat yang memiliki penyakit saluran pernapasan. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk tidak lagi membakar sampah," ujar Willy Salmon, Kamis (30/7/2026).
Ia menjelaskan, kondisi cuaca yang kering saat musim kemarau membuat api dari pembakaran sampah lebih mudah menjalar ke semak belukar, lahan kosong, hingga kawasan permukiman.
"Jangan menganggap membakar sampah sebagai solusi. Kebiasaan ini justru memperburuk kualitas lingkungan dan dapat memicu kebakaran yang lebih besar. Apalagi saat musim kemarau seperti sekarang, api dari pembakaran sampah bisa dengan mudah merambat ke semak, lahan kering, bahkan permukiman. Pengelolaan sampah harus dilakukan dengan cara yang benar," katanya.
Menurut Willy, membakar sampah juga melanggar ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah serta Peraturan Daerah Kabupaten Karawang mengenai pengelolaan lingkungan.
Sebagai langkah pencegahan, DLH mengajak masyarakat membiasakan memilah sampah sejak dari rumah. Sampah organik dan anorganik diharapkan dapat dikelola dengan baik sehingga tidak lagi berakhir dibakar.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memulai dari diri sendiri. Mari pilah dan kelola sampah dengan benar agar Karawang tetap bersih, sehat, dan nyaman untuk kita semua," kata dia.
Baca juga: Elektabilitas Dedi Mulyadi Ungguli Prabowo, Pengamat Sebut karena Komunikasi Lebih Humanis
DLH Karawang juga meminta masyarakat ikut mengawasi lingkungan sekitar. Jika menemukan aktivitas pembakaran sampah, warga dapat segera melaporkannya melalui kanal resmi Tanggap Karawang atau pesan langsung (DM) akun Instagram Tanggap Karawang.
"Partisipasi masyarakat sangat penting. Jika melihat ada pembakaran sampah, segera laporkan melalui kanal resmi yang telah disediakan agar dapat segera ditindaklanjuti. Dengan kepedulian bersama, kita bisa mencegah kebakaran sekaligus menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat," kata Willy. (*)