Mitan Langka? Komisi II DPRD Ambon Desak Disperindag Turun Lapangan
Ode Alfin Risanto July 30, 2026 07:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Anggota Komisi II DPRD Kota Ambon, Christianto Laturiuw, menyoroti isu kelangkaan minyak tanah (mitan) serta lemahnya pengawasan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat.

Menurut Laturiuw, Disperindag seharusnya proaktif melakukan pengecekan lapangan tanpa menunggu kondisi kelangkaan menjadi semakin krusial. 

Ia menegaskan, setiap informasi yang berkembang di masyarakat harus segera diuji dan diverifikasi secara langsung.

“Kalau ada informasi seperti ini, tugas Disperindag adalah menguji dan membuktikannya di lapangan. Tidak boleh menunggu sampai ada aduan resmi dari masyarakat,” kata Laturiuw di Kantor DPRD Kota Ambon, Kamis (30/7/2026).

Politisi Partai Gerindra itu menjelaskan, Disperindag memiliki data lengkap terkait jumlah pangkalan minyak tanah di setiap wilayah. 

Dengan data tersebut, dinas dinilai dapat dengan mudah menindaklanjuti laporan masyarakat sekaligus mencegah kepanikan publik.

“Dinas pasti punya catatan jumlah pangkalan, misalnya di Tantui, Galunggung, atau Kebun Cengkeh. Kalau ada laporan kelangkaan, tinggal dilakukan pengecekan,” ujarnya.

Di sisi lain, Laturiuw mengungkapkan, berdasarkan informasi terakhir dari Disperindag, stok minyak tanah yang disuplai Pertamina masih dalam kondisi normal. 

Meski demikian, ia menegaskan Pemerintah Kota Ambon tetap harus segera menindaklanjuti isu kelangkaan yang berkembang di masyarakat. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.