BNNK Banyumas Edukasi Ratusan Wali Murid Soal Bahaya Narkoba
Daniel Ari Purnomo July 30, 2026 09:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Banyumas melakukan Penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada wali murid SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto pada Kamis (30/7/2026).

Kegiatan sosialisasi tersebut diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman bahaya penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Agenda ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pasca-Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026.

Baca juga: BNNK Banyumas Gandeng Baznas Latih Puluhan Sekdes Jadi Penggiat P4GN

Pelaksanaan kegiatan penyuluhan P4GN tersebut diikuti oleh sebanyak 165 wali murid.

Benteng Utama Keluarga

Narasumber kegiatan sekaligus Kepala BNN Kabupaten Banyumas Kombes Pol Iwan Irmawan mengatakan penyuluhan ini sebagai upaya memperkuat peran keluarga dalam membentengi anak-anak dari ancaman penyalahgunaan narkotika yang saat ini semakin kompleks.

Dalam paparan materinya, ia menyampaikan bahwa lingkungan keluarga merupakan garda terdepan dalam membentuk karakter maupun perilaku seorang anak.

"Komunikasi yang terbuka antara orangtua dan anak, pengawasan yang tepat, serta penanaman nilai-nilai moral dan agama menjadi fondasi penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini," ujarnya.

Modus Peredaran Digital

Pada kesempatan tersebut, Kombes Pol Iwan menjelaskan berbagai jenis narkotika beserta dampaknya terhadap kesehatan, psikologis, dan kehidupan sosial.

Para peserta yang hadir juga mendapatkan pembekalan informasi mengenai modus operandi peredaran narkoba yang terus berkembang.

Perkembangan modus tersebut mencakup pemanfaatan media digital serta beragam bentuk penyamaran yang menyasar kalangan remaja.

"Saya mengimbau sebagai orangtua untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anak serta tidak ragu berkonsultasi dengan pihak sekolah maupun BNN apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba," ungkapnya.

Antusiasme Peserta Penyuluhan

Suasana jalannya kegiatan penyuluhan berlangsung interaktif.

Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar cara mengenali tanda-tanda awal penyalahgunaan narkoba.

Pertanyaan peserta juga melingkupi strategi membangun komunikasi yang efektif dengan remaja hingga langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terdapat anggota keluarga yang terindikasi menyalahgunakan narkoba.

"Melalui kegiatan ini, BNN Kabupaten Banyumas berharap para wali murid tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai bahaya narkoba, tetapi juga menjadi agen pencegahan di lingkungan keluarga dan masyarakat," ajak Kombes Pol Iwan.

Mewujudkan Indonesia Bersinar

Kombes Pol Iwan menekankan bahwa kolaborasi yang erat antara orangtua, sekolah, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

BNN Kabupaten Banyumas berkomitmen untuk terus memperluas edukasi P4GN kepada seluruh lapisan masyarakat.

"Ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Banyumas yang tangguh terhadap ancaman narkoba serta mendukung terwujudnya Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) menuju Indonesia Emas 2045," jelasnya. (fba)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.