TRIBUNJAMBI.COM - Tim Benfica akan menjamu St Gallen pada leg kedua babak kualifikasi kedua Liga Europa 2026-27 di Estadio da Luz, Jumat dini hari WIB. Tuan rumah wajib membalikkan keadaan setelah kalah 1-2 pada leg pertama di Swiss.
Debut kompetitif Marco Silva sebagai pelatih Benfica belum berjalan sesuai harapan. Kekalahan 1-2 di kandang St Gallen membuat raksasa Portugal berada di bawah tekanan karena terancam tersingkir dan turun ke babak kualifikasi Liga Konferensi Eropa.
Pada pertemuan pertama, Rafa Silva sempat menyamakan kedudukan sebelum Tom Gaal mencetak gol kemenangan St Gallen pada 10 menit terakhir pertandingan.
Kini Benfica membutuhkan kemenangan minimal satu gol untuk memaksakan perpanjangan waktu, atau menang dengan selisih dua gol agar langsung lolos ke babak berikutnya.
Meski berada dalam posisi tertinggal, Benfica memiliki modal yang sangat kuat saat bermain di Estadio da Luz. Pada akhir musim lalu, mereka mencetak sedikitnya dua gol dalam enam laga kandang terakhir di liga, bahkan berhasil mencetak dua gol atau lebih dalam 10 dari 12 pertandingan kandang terakhir.
Sementara itu, St Gallen datang dengan kepercayaan diri tinggi. Wakil Swiss tersebut sukses mengawali musim kompetitif dengan dua kemenangan beruntun, termasuk menundukkan FC Zurich 2-1 pada laga pembuka Liga Swiss setelah sebelumnya mengalahkan Benfica.
Meski demikian, St Gallen tetap memiliki pekerjaan berat mengingat mereka harus bertahan menghadapi tekanan puluhan ribu pendukung Benfica di Lisbon.
Pemenang laga ini akan menghadapi Hearts pada babak kualifikasi ketiga Liga Europa.
Performa Kedua Tim
Benfica (Liga Europa): L
St Gallen (Liga Europa): W
St Gallen (Semua Kompetisi): W, W
Baca juga: Prediksi Skor Ferencvaros vs FC Twente: Head-to-head dan Statistik di Kualifikasi Liga Europa
Benfica hampir tampil dengan skuad terbaik. Hanya Bruma yang masih dibekap cedera, sementara Gianluca Prestianni harus menjalani laga terakhir dari hukuman skorsing.
Marco Silva mendapat tambahan kekuatan setelah Jhon Duran masuk dalam skuad usai mencetak gol pada laga uji coba melawan Belenenses. Selain itu, Andreas Schjelderup, Fredrik Aursnes, dan Dodi Lukebakio juga telah kembali tersedia setelah absen pada leg pertama.
Di lini depan, Vangelis Pavlidis tetap menjadi andalan setelah musim lalu tampil tajam dengan torehan 22 gol, didukung Rafa Silva yang mencetak gol pada leg pertama.
Sebaliknya, St Gallen masih dihantam badai cedera. Stephan Ambrosius, Behar Neziri, Colin Kleine-Bekel, Malamine Efekele, Cyrill May, Nino Weibel, dan Nevio Scherrer dipastikan absen.
Setelah kehilangan top skor musim lalu Alessandro Vogt, beban mencetak gol kembali berada di pundak Carlo Boukhalfa dan Aliou Balde, yang sukses membuka keunggulan pada leg pertama.
Prediksi Susunan Pemain
Benfica (4-2-3-1):
Trubin; Bah, Antonio Silva, Lenglet, Dahl; Figueiredo, Martim Silva; Rafa Silva, Sudakov, Kaminski; Pavlidis.
St Gallen (3-5-2):
Ati-Zigi; Gaal, Stanic, Okoroji; Vandermersch, Gortler, Daschner, Boukhalfa, Stevanovic; Witzig, Balde.
Prediksi Skor
Benfica diperkirakan tampil jauh lebih agresif sejak menit awal dengan dukungan penuh publik Estadio da Luz. Kualitas individu yang dimiliki skuad Marco Silva dinilai masih berada di atas St Gallen.
Meski tim tamu berpotensi mencuri gol melalui serangan balik, Benfica diprediksi mampu membalikkan agregat dan mengamankan tiket ke babak kualifikasi ketiga.
Prediksi skor: Benfica 3-1 St Gallen.
Agregat akhir: Benfica menang 4-3 dan lolos ke babak kualifikasi ketiga Liga Europa.