Longsor Kembali Tutup Jalur Lembah Anai di KM 66.700, Arus Padang-Bukittinggi Lumpuh Total Malam Ini
Rezi Azwar July 30, 2026 11:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PANJANG – Bencana tanah longsor kembali terjadi di ruas Jalan Lintas Padang-Bukittinggi, tepatnya di kawasan Lembah Anai, Kilometer (KM) 66+700, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Kamis (30/7/2026) malam.

Material longsor berupa bebatuan berukuran besar hingga kecil serta pasir menutupi badan jalan sehingga akses utama yang menghubungkan Kota Padang dan Bukittinggi tidak dapat dilalui kendaraan dari kedua arah.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan timbunan material longsor memenuhi jalan. 

Sejumlah kendaraan tampak mengantre panjang dari arah Padang maupun Bukittinggi karena arus lalu lintas terhenti total.

Baca juga: Manfaatkan Keramaian Pesta Pernikahan, Pria 58 Tahun di Tanah Datar Nekat Curi HP

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Padang Panjang, longsor terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di KM 66+700 Jalan Lintas Padang-Bukittinggi.

Dalam laporan tersebut disebutkan, material longsor menutupi sebagian hingga badan jalan sehingga membahayakan pengguna jalan.

Meski cuaca di sekitar Kota Padang Panjang saat kejadian terpantau cerah, longsor tetap terjadi di kawasan tebing Lembah Anai yang memang rawan pergerakan tanah dan batu.

Pembersihan Belum Bisa Dilakukan

BPBD Kota Padang Panjang bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung menuju lokasi untuk melakukan pendataan dan penanganan awal.

Alat berat milik Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Sumatera Barat juga telah berada di lokasi.

Baca juga: Update Warga Agam Korban Penyekapan di Myanmar, Keluarga Sebut Ayu Sudah Kembali ke Indonesia

Namun hingga Kamis malam, proses pembersihan material belum dapat dilakukan karena batu-batu masih terus berjatuhan dari tebing sehingga membahayakan petugas.

"Untuk alat berat dari BPJN Provinsi saat ini sudah berada di lokasi kejadian, akan tetapi proses pembersihan material belum bisa dilaksanakan karena masih terjadi longsor dan turunnya material berupa batu," demikian laporan Pusdalops BPBD Padang Panjang.

Polisi Tutup Arus dari Dua Arah

Sementara itu, personel Satlantas Polres Padang Panjang langsung melakukan pengamanan dan penutupan arus lalu lintas di sekitar lokasi longsor.

Brigadir Ifan dari Satlantas Polres Padang Panjang mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 20.16 WIB.

"Pada hari ini Kamis (30/7/2026) sekira pukul 20.16 WIB dapat kami laporkan telah terjadi bencana alam longsor di Lembah Anai, tepatnya di KM 66.700," ujarnya.

Baca juga: BGN Suspend Ratusan Dapur SPPG di Indonesia, Tiga Unit Ada di Sumbar

Ia memastikan seluruh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, belum dapat melintasi jalur tersebut dari arah Padang maupun Bukittinggi.

"Untuk arus lalu lintas tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat dari kedua arah," katanya.

Brigadir Ivan juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan melintas di kawasan tersebut dan selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

"Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat dan pengendara agar selalu hati-hati berkendara, utamakan keselamatan daripada kecepatan," tuturnya.

Lokasi yang Sama Kembali Longsor

Peristiwa ini bukan kali pertama terjadi di titik tersebut. Sebelumnya, pada Rabu (24/6/2026), longsor juga menutup total Jalan Lintas Padang-Bukittinggi di KM 66+700, Lembah Anai.

Saat itu, material pasir dan bebatuan menutupi seluruh badan jalan sehingga arus lalu lintas lumpuh dan polisi menutup jalur demi keselamatan pengguna jalan.

Kawasan Lembah Anai memang dikenal sebagai salah satu titik rawan longsor di Sumatera Barat, terutama pada tebing yang berada di sepanjang jalur nasional Padang-Bukittinggi. 

Hingga Kamis malam, petugas masih bersiaga di lokasi sambil menunggu kondisi benar-benar aman sebelum proses pembersihan material dilakukan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.