TRIBUNBEKASI.COM, PALMERAH - Memperingati hari jadinya yang ke-24, Apotek K-24 tidak hanya memperluas jaringan layanan kesehatan di Indonesia, tetapi juga membawa misi sosial untuk membantu menekan angka stunting di Nusa Tenggara Timur.
Komitmen itu diwujudkan melalui peresmian serentak 17 gerai baru di berbagai daerah sekaligus penyelenggaraan Festival Sehat Ceria si Kecil yang menghadirkan edukasi kesehatan dan bantuan nutrisi bagi ribuan balita pre-stunting.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Apotek K-24 untuk memperluas akses layanan kefarmasian sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan.
Kegiatan puncak berlangsung di Apotek K-24 Van Bekkum, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (25/7/2026).
Baca juga: Pramono Targetkan TPS3R Menteng Atas Olah 100 Ton Sampah per Hari, Beban Bantargebang Dikurangi
Mengusung tema Semakin Lengkap untuk Sehat, Apotek K-24 menegaskan komitmennya menghadirkan layanan kefarmasian yang lengkap dan buka selama 24 jam di berbagai wilayah Indonesia.
Selain peresmian gerai baru, masyarakat juga mengikuti berbagai kegiatan seperti pemeriksaan kesehatan gratis, senam sehat, hiburan, hingga lomba mewarnai bagi anak-anak.
Dalam rangkaian HUT ke-24 tersebut, Apotek K-24 kembali menggelar Festival Sehat Ceria si Kecil sebagai program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada edukasi kesehatan anak dan pencegahan stunting.
Program ini digelar di Kupang pada Rabu (23/7/2026) bersama PT Sarihusada Generasi Mahardika dan berlanjut di Labuan Bajo pada Sabtu (25/7/2026) bekerja sama dengan PT Nestlé Indonesia.
Sebanyak 1.500 balita pre-stunting menerima bantuan nutrisi, terdiri atas 1.000 balita di Kupang dan 500 balita di Labuan Bajo.
Selain bantuan nutrisi, para orang tua memperoleh edukasi mengenai pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan, skrining tumbuh kembang anak, hingga konsultasi langsung dengan dokter spesialis anak.
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman keluarga mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak dini sebagai langkah mencegah stunting.
Founder sekaligus Direktur Utama Apotek K-24, dr. Gideon Hartono, mengatakan peringatan HUT ke-24 menjadi momentum untuk memperluas manfaat bagi masyarakat.
"Sebagai seorang dokter, saya memandang stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan anak, tetapi juga berkaitan dengan tumbuh kembang dan kualitas generasi masa depan. Karena itu, melalui Festival Sehat Ceria si Kecil kami ingin menghadirkan kontribusi nyata melalui edukasi, bantuan nutrisi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak," kata dr. Gideon.
Ia menambahkan, perluasan jaringan Apotek K-24 juga bertujuan memudahkan masyarakat memperoleh layanan kesehatan kapan pun dibutuhkan.
Baca juga: Menguras Tenaga, Indah Permatasari Punya Cara Sendiri untuk Berakting Menangis
"Melalui Grand Opening Serentak 17 Gerai kami terus memperluas akses masyarakat terhadap obat-obatan dan layanan kefarmasian yang lengkap dan buka 24 jam. Saat ini Apotek K-24 telah hadir di lebih dari 880 gerai di 172 kota dan kabupaten pada 29 provinsi, dan kami berharap ke depan dapat terus menjangkau lebih banyak wilayah, termasuk daerah kepulauan di Nusa Tenggara Timur," ujarnya.
Didukung Pemerintah dan Mitra Swasta
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menyambut baik kolaborasi tersebut.
Mewakili Gubernur NTT, Kepala DP3AP2KB Provinsi NTT drg. Iien Adriany mengatakan penanganan stunting membutuhkan sinergi lintas sektor.
"Kami mengapresiasi kolaborasi Apotek K-24 bersama Sarihusada yang menghadirkan Festival Sehat Ceria si Kecil sebagai bentuk dukungan nyata terhadap percepatan penurunan stunting di Nusa Tenggara Timur. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan generasi yang lebih sehat," katanya.
Apresiasi juga disampaikan Wakil Bupati Manggarai Barat dr. Yulianus Weng.
Menurutnya, keberadaan Apotek K-24 yang beroperasi selama 24 jam menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat.
"Kehadiran Apotek K-24 yang beroperasi selama 24 jam menjadi solusi yang sangat dibutuhkan masyarakat karena kebutuhan akan obat tidak mengenal waktu. Kami juga mengapresiasi Festival Sehat Ceria si Kecil yang mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka stunting di Manggarai Barat. Semoga kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ujarnya.
Kolaborasi Perluas Edukasi Gizi Anak
Sales Director PT Sarihusada Generasi Mahardika, Rizki Imam Ardhi, mengatakan kolaborasi menjadi salah satu cara memperluas edukasi nutrisi kepada keluarga Indonesia.
"Kami percaya setiap anak berhak memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Melalui kolaborasi bersama Apotek K-24, kami berharap semakin banyak keluarga yang memahami pentingnya pemantauan tumbuh kembang dan pemenuhan nutrisi sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini," katanya.
Hal senada disampaikan Medical Market Access PT Nestlé Indonesia, Indah Dwi Puspita.
Menurutnya, investasi terbaik bagi bangsa adalah memastikan setiap anak memperoleh kesempatan tumbuh dan berkembang secara optimal.
Baca juga: Jakarta Hampir 3 Pekan Tak Diguyur Hujan, Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca
"Investasi terbaik bagi bangsa adalah memastikan setiap anak memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Kami mengapresiasi Apotek K-24 yang secara konsisten menghadirkan Festival Sehat Ceria si Kecil dan berharap kolaborasi ini dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Melalui kombinasi ekspansi layanan kesehatan dan program sosial yang menyasar keluarga, Apotek K-24 berharap peringatan HUT ke-24 tidak sekadar menjadi momentum pertumbuhan perusahaan, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah yang masih menghadapi tantangan stunting.