Pengusaha Mal Bidik Transaksi Rp 38 Triliun Melalui Indonesia Shopping Festival 2026
Devira Prastiwi July 30, 2026 11:30 PM

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (Ketum DPP APPBI) Alphonzus Widjaja menyebut, acara Indonesia Shopping Festival 2026 (ISF 2026) siap digelar mulai 7 hingga 23 Agustus 2026.

Menurut dia, acara ini diselenggarakan oleh tiga asosiasi yaitu Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (APRINDO), serta Himpunan Retail dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPINDO).

"Namun untuk ISF diserahkan koordinatornya adalah APBBI. Kemudian juga acara Indonesia Shopping Festival didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang dalam hal ini dengan program BINA. Jadi ISF juga masuk di dalam program BINA," papar dia.

Termasuk juga, lanjut Alphonzus, tentunya juga didukung oleh Kementerian Perdagangan dan juga Kementerian Perwisata. Karena, kata dia, gelaran ISF 2026 juga berlangsung saat libur panjang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus.

"Jadi Kementerian Pariwisata juga akan mendukung program acara. Kemudian juga organisasi asosiasi KADIN tentunya sebagai induk dari asosiasi di Indonesia," terang Alphonzus.

Alphonzus juga menyatakan adanya dukungan dari Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Hariyadi B.S. Sukamdani yang turut hadir dalam konferensi pers hari ini.

"Sebagai bentuk nyata dukungan dari Gabungan Industri Pariwisata Indonesia terkait dengan wisata belanja dan Indonesia Social Diversify, diharapkan bisa mendorong wisata belanja, khususnya domestik begitu karena adalah hari libur menjelang 17 Agustus," papar dia.

Target Raih Pendapatan Rp 38 Triliun

Menurut Alphonzus, strategi khususnya yaitu dengan menambahkan adanya hadiah-hadiah. Sehingga, kata dia, raihan hadiah bisa menarik minat masyarakat untuk berbelanja.

"Kami juga memberikan tambahan hadiah-hadiah. Hadiah utamanya adalah mobil listrik, dimaksudkan juga untuk memastikan bahwa betul-betul masyarakat didorong secara maksimal untuk berbelanja agar target pertumbuhan ekonomi kita bisa tercapai jangan sampai kurang dari 5 persen," papar dia.

"Karena kenapa, saya kira kalau sampai pertumbuhan ekonomi ini tidak tercapai, akan semakin menyulitkan kondisi kita begitu, salah satu yang bisa didorong dengan cepat itu adalah tentunya konsumsi masyarakat," Alphonzus menambahkan.

 

 

Target Pendapatan

Press Conference ISF 2026 Kementerian Perdagangan, Kamis (30/7/2026). (Liputan6.com/Devira P)
Press Conference ISF 2026 Kementerian Perdagangan, Kamis (30/7/2026). (Liputan6.com/Devira P)

Selain itu, lanjut dia, strategi lainnya adalah memperpanjang periode penyelenggaraan, dari yang tahun lalu 11 hari, saat ini pada 2026 menjadi 17 hari.

Alphonzus menjelaskan, diharapkan dengan gelaran ISF 2026 bisa berkontribusi lebih besar terhadap perdagangan dalam negeri.

"Oleh karena itu, kami selalu minta dukungan dari Kementerian Perdagangan, khususnya dari Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri. Karena seperti tadi, semakin kontribusinya semakin besar, saya kira akan ikut membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia," papar dia.

Menurut Alphonzus, target pendapatan tahun 2026 ini pada gelaran ISF naik sebesar Rp 13 triliun dari 2025 lalu.

"Setiap tahun kami ingin ISF ini semakin berkontribusi. Kan tahun lalu Rp 25 triliun, akan ada tambahan Rp 13 triliun, berarti kurang lebih Rp 38 triliun," ucap dia.

"Jadi itu yang kami harapkan. Oleh karena itu kami banyak berkoordinasi dengan Kemendag, Kementerianko Perekonomian, dan Kementerian Pariwisata. Jadi tujuannya adalah untuk semakin memberikan kontribusi terhadap perdagangan dalam negeri dan juga pariwisata," ujar dia.

Diskon Belanja Indonesia Shopping Festival 2026 Siap Digelar 17 Hari

Press Conference ISF 2026 Kementerian Perdagangan, Kamis (30/7/2026). (Liputan6.com/Devira P)
Press Conference ISF 2026 Kementerian Perdagangan, Kamis (30/7/2026). (Liputan6.com/Devira P)

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) kembali mendukung gelaran diskon belanja dalam Indonesia Shopping Festival 2026 (ISF 2026).

Pihak koordinator penyelenggara ISF 2026 adalah Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI). Hal itu seperti disampaikan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (Dirjen PDN) Iqbal Shoffan Shofwan. Menurut dia, ajang Indonesia Shopping Festival pada 2026 ini merupakan kali kelima digelar setelah pandemi Covid-19.

"ISF ini setidaknya setelah Covid yang kelima. Kalau kita lihat dari tahun 2025, itu transaksi yang dicapai oleh ISF ini kalau enggak salah Rp 25 triliun-an," ujar Iqbal dalam Press Conference ISF 2026 Kementerian Perdagangan, Kamis (30/7/2026).

"Kemudian di tahun 2026 ini, APPBI atau ISF itu meningkatkan targetnya menjadi Rp 38 triliun. Terlepas tadi dengan segala tantangan, dari sekitar target saja kita sudah optimis naik seenggaknya Rp 13 triliun," dia menambahkan.

Iqbal menegaskan kenaikan target tersebut bisa mendukung laporan ekonomi kita tumbuh sebesar 5,6%. "Kemudian dari 5,6 % itu, 54% di antara itu yang didukung oleh konsumsi rumah tangga. Memang pertumbuhan ekonomi kita ini strukturnya lebih dari setengahnya didukung oleh konsumsi rumah tangga, selain investasi, ekspor-ekspor dan segala macam," papar dia.

Menurut Iqbal, komitmen dari Kementerian Perdagangan untuk tidak hanya mendukung gelaran Indonesia Shopping Festival 2026 (ISF 2026), tetapi juga memfasilitasi. "Komitmen Kementerian Perdagangan tentu saja mendukung kegiatan, tidak hanya mendukung, tapi juga memfasilitasi segalanya apakah yang perlu diperlukan," kata dia.

"Selanjutnya kita juga menginginkan Indonesia Shopping Festival ini sebagai sarana bagi usaha mikro kita untuk mendapatkan akses ke masyarakat yang lebih baik," jelas Iqbal.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.