BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Tim Pembina UKS Kecamatan Tebing Tinggi sambangi TK Negeri Pertiwi Desa Juuh, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, Minggu (30/7/2026).
Pembinaan dari TP UKS Kecamatan Tebing Tinggi ini merupakan bagian dari upaya menanamkan budaya hidup sehat sejak usia dini di seluruh satuan pendidikan.
Camat Tebing Tinggi, Mulidiah yang merupakan Ketua TP UKS di wilayah tersebut diwakili oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kecamatan Tebing Tinggi, Ansari Asthami untuk pembinaan ke sekolah.
Pembinaan ini kata Ansari Asthami menjadi langkah awal TP UKS Kecamatan Tebing Tinggi untuk memastikan sekolah di wilayahnya memenuhi standar lingkungan yang bersih, aman, dan sehat.
Baca juga: Jadi Kepala Adat Dayak Pitap Balangan, Hasan Tegaskan Tolak Perusahaan Masuk Tanpa Restu Masyarakat
Dalam penyelenggaraannya, TK Negeri Pertiwi Desa Juuh menjadi titik pembinaan sekaligus TK yang akan diikutkan dalam lomba sekolah sehat di Kabupaten Balangan.
Di lapangan, tim tidak hanya melihat dari sisi fisik bangunan sekolah. Melainkan juga memastikan ketersediaan sarana air bersih, tempat cuci tangan pakai sabun, kebersihan toilet, serta kelengkapan ruang UKS sebagai tempat pertolongan pertama bagi anak didik.
Taman sekolah pun tak lepas dari perhatian TP UKS Kecamatan Tebing Tinggi.
Menurut Ansari Ashtami, taman yang rindang dan bersih dapat mendukung proses belajar sambil bermain anak-anak. Selain itu, lingkungan hijau juga membantu menjaga kualitas udara di lingkungan sekolah.
Ia juga menekankan pentingnya peran guru, orang tua, dan komite sekolah dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah secara berkelanjutan.
Tambahnya pula, pembinaan tidak akan berhenti di TK Negeri Pertiwi saja. Dimana TP UKS Kecamatan akan secara bertahap menyasar SD, SMP, hingga sekolah lainnya agar seluruh lembaga pendidikan di Tebing Tinggi memiliki standar Sekolah Sehat yang sama.
Baca juga: Pesta Demokrasi Adat di Balangan, Warga Dayak Pitap Kompak Berikan Hak Pilih
Ansari Asthami pun berharap, melalui pembinaan ini, anak-anak sejak TK sudah terbiasa dengan pola hidup bersih dan sehat.
Ungkapnya, kebiasaan kecil seperti cuci tangan, membuang sampah pada tempatnya, hingga sarapan sebelum ke sekolah diharapkan menjadi budaya di rumah maupun di sekolah.
"Harapan kami, dengan lingkungan sekolah yang nyaman dan sehat, anak-anak bisa belajar dengan lebih semangat. Guru juga lebih tenang mengajar dan akan menjadi investasi untuk mencetak generasi Tebing Tinggi yang sehat dan cerdas," tutup Ansari Asthami.
(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)