TRIBUNJAKARTA.COM - Kecelakaan terjadi di depan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (30/7/2026) merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor berinisial SM (52).
Korban tewas setelah terlibat tabrakan dengan sebuah truk boks yang melintas di Jalan Raya Bogor.
Dalam insiden itu, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kanit Laka Satlantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Darwis Yunarta menjelaskan, kecelakaan terjadi ketika truk boks Mitsubishi bernomor polisi B 9601 SCJ melaju dari arah utara menuju selatan di Jalan Raya Bogor.
Saat melintas di depan pintu masuk Pasar Kramat Jati, truk tersebut terlibat kecelakaan dengan sepeda motor Honda Revo bernomor polisi B 4549 TYA yang dikendarai korban.
"Berdasarkan keterangan yang didapat, kendaraan Mitsubishi truk boks B 9601 SCJ berjalan dari arah utara ke selatan melalui Jalan Raya Bogor," kata Darwis dikutip dari Kompas.com, Kamis (30/7/2026).
Ia menyebut, insiden terjadi ketika kedua kendaraan melintas di jalur yang sama dari arah Cililitan menuju Pasar Rebo.
"Di depan pintu masuk Pasar Kramat Jati Jakarta Timur terlibat kecelakaan lalu lintas dengan sepeda motor Honda Revo B 4549 TYA yang dikemudikan SM," ujarnya.
Benturan keras membuat pengendara motor mengalami luka berat di bagian kepala.
Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat sebelum kemudian dievakuasi ke RS Polri untuk penanganan lebih lanjut.
"Pengendara sepeda motor mengalami luka berat di kepala, meninggal dunia di TKP, kemudian dievakuasi ke RS Polri," tutur Darwis.
Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan dari sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti berupa kedua kendaraan yang terlibat.
"Barang bukti yang diamankan, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan di Unit Laka Satlantas Jakarta Timur, satu lembar SIM B1 Umum dan satu lembar SIM C," kata Darwis.
Polisi masih mendalami kronologi lengkap insiden untuk memastikan faktor yang menyebabkan kecelakaan tersebut.
Baca juga: Aset Pemprov DKI Disalahgunakan Sejak Pandemi, 20 Lapak Semi Permanen di Cengkareng Digusur
Baca juga: Pramono Blak-blakan Minta Anak Buah Benahi Sampah Jakarta, Rapat Khusus Digelar Tiap Pekan
Baca juga: Ini Tampangnya! Pelaku Pembunuhan Wanita di Kos Grogol Masih Terlihat Santai Sebelum Melarikan Diri