Liputan6.com, Bandung - Persib Bandung menunda debut winger anyar, Mariano Peralta, pada laga Piala Presiden 2026 kontra Tampines Rovers FC di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (31/7/2026) malam. Keputusan ini diambil karena kondisi sang pemain belum sepenuhnya ideal untuk diturunkan.
Peralta sebelumnya sudah bergabung dalam sesi latihan tim di lapangan pendamping Stadion GBLA, Kota Bandung, Kamis (30/7/2026) sore. Winger asal Argentina itu baru beberapa hari tiba dan langsung diperkenalkan ke ritme latihan Persib.
Pelatih Persib asal Kroasia, Igor Tolic, menyebut Peralta masih memulihkan kebugaran setelah menempuh perjalanan panjang ke Indonesia. Tim pelatih memilih pendekatan hati-hati sebelum memberi menit bermain.

Tolic menekankan periode adaptasi Peralta masih berjalan. Selain penyesuaian terhadap lingkungan baru, efek jet lag menjadi pertimbangan utama yang membuat staf pelatih menahan diri untuk tidak langsung memainkannya.
"Dia memang sudah ikut latihan, tetapi kami harus tetap berhati-hati selama beberapa hari ke depan. Setelah lawan Tampines, dia akan bergabung dalam latihan normal," jelas Igor Tolic usai memimpin latihan.
"Dia masih mengalami jet lag dan beberapa hal lainnya. Jadi kami tidak ingin mengambil risiko apapun," tegas Tolic.
Selain Peralta, Persib dipastikan tidak dapat menurunkan bek muda Dion Markx. Pemain naturalisasi tersebut harus menepi karena cedera dan diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan singkat sebelum kembali berlatih.
"Saya pikir dia akan absen sekitar 10 hari, semoga saja hanya 10 hari," harap Tolic.
Adapun kondisi pemain lain dinilai cukup baik, meski kelelahan pascalaga sebelumnya masih terlihat. Tolic menyebut mayoritas skuad siap tampil, dan keputusan soal susunan starter akan diambil mendekati pertandingan.
"Tapi saya rasa semuanya akan siap untuk pertandingan nanti, dan kami baru akan memastikan 11 pemain yang main jelang laga," jelasnya.
"Hari ini kami sedikit mengasah taktik dan melakukan beberapa penyesuaian untuk pertandingan lawan Tampines," lanjut pelatih berusia 48 tahun ini.
Bicara calon lawan, Tolic menilai Tampines Rovers FC asal Singapura memiliki organisasi permainan yang rapi. Mereka konsisten membangun serangan dari belakang dan menjaga struktur permainan di tiap lini.
"Mereka tim yang bagus dan tim yang paling bermain sepak bola secara terstruktur," sebut Tolic.
"Mereka membangun serangan dari lini ke lini dan tahu apa yang harus dilakukan. Pelatihnya juga bagus. Saya suka cara mereka bermain," pungkas Tolic.