POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Deretan meja bundar tersusun rapi di Teras Manggar, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Kamis (30/7/2026) malam.
Di meja paling depan, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) H.AS Hanandjoeddin, Letkol Pnb. Made Yogi Indra Prabhowo duduk berdampingan bersama Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten beserta pimpinan Forkopimda lain.
Lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama menjadi pembuka acara Malam Pisah Pamit Danlanud H.AS Hanandjoeddin.
Suasana Cafe Teras Manggar bertema outdoor malam itu terasa penuh kehangatan dan keakraban.
Malam itu menjadi momen pelepasan Letkol Made yang telah menyelesaikan masa tugasnya selama kurang lebih 9 bulan di Pulau Belitung.
Saat memberikan pesan dan kesan pamitnya, Letkol Made tak mampu menyembunyikan rasa kagum terhadap kehangatan masyarakat Pulau Belitung, khususnya Belitung Timur.
Ia merasa, warga Beltim memiliki ikatan kekeluargaan yang sangat tinggi dan terbuka terhadap siapa saja yang bertugas di tempat mereka.
"Belitung ini luar biasa, masyarakatnya sangat humble dan kekeluargaannya tinggi. Apalagi Belitung Timur, wah luar biasa sekali. Kita ke mana saja disambut dan dianggap seperti keluarga sendiri, ada yang menganggap anak, ada juga yang menganggap adik," ujar Letkol Made.
Ia sontak tertawa lepas saat mengenang momen paling berkesan dan tak terlupakan selama 9 bulan menjabat sebagai Danlanud, yakni saat melakukan kunjungan kerja bersama Bupati Beltim.
"Paling berkesan itu waktu tatap-tatapan dengan Pak Bupati di atas kapal yang mesinnya tiba-tiba mati di tengah laut. Itu momen luar biasa," ucapnya.
Namun, apapun itu, Letkol berpesan agar keharmonisan dan sinergi antara TNI AU, pemerintah daerah, serta masyarakat Belitung Timur terus terjalin erat.
Ia menilai Beltim memiliki potensi luar biasa, baik dari SDA maupun potensi generasi mudanya yang terbukti kerap meraih prestasi di berbagai ajang.
"Belitung Timur punya potensi besar dan anak-anaknya hebat. Saya berharap di bawah kepemimpinan Pak Bupati dan para pejabat daerah, Belitung Timur bisa terus maju dan tidak kalah bersaing dengan daerah lain," harapnya.
Sementara itu, Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten mengungkapkan rasa kehilangan atas berpindahnya tempat tugas sang Danlanud.
Bagi Kamarudin, sosok Letkol Made bukan sekadar mitra kerja, melainkan sudah seperti saudara dekat.
"Beliau ini sudah lebih dari saudara dan teman bagi saya. Selama sembilan bulan di sini sangat dekat. Setiap kali ada undangan kegiatan di Belitung Timur, beliau jarang sekali menolak dan selalu mengutamakan hadir di sini," ungkap Kamarudin.
Kamarudin juga membenarkan kenangan saat mereka bersama-sama melakukan perjalanan dinas menyeberangi lautan menuju Pulau Buku Limau.
Terakhir, Kamarudin mendoakan agar karir Letkol Made semakin cemerlang di tempat penugasan yang baru.
"Sebagai prajurit tentu beliau selalu siap bertugas di mana saja. Kami berdoa karir beliau terus melesat naik menjadi kolonel bahkan sampai jenderal ke depannya," katanya.
Malam pisah pamit saat itu semakin terasa hangat saat para pimpinan Forkopimda bergantian naik ke atas panggung untuk menyumbangkan lagu.
Acara pun ditutup oleh penyerahan kenang-kenangan dari Pemkab Beltim dan Forkopimda, sebelum akhirnya seluruh memberikan ucapan selamat bertugas di tempat baru kepada Letkol Made. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)