SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Wakil Presiden Sriwijaya FC Mohammad David mengungkapkan persiapan menghadapi Liga Nusantara 2026/27 masih terkendala persoalan administrasi.
Hingga kini, akun SIAP milik Sriwijaya FC di PT Liga Indonesia Baru (LIB) disebut belum bisa diakses sehingga manajemen masih terus berkoordinasi dengan pihak owner di Jakarta.
David menegaskan pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan owner klub di Jakarta terkait pengelolaan serta kelanjutan nasib Laskar Wong Kito menghadapi kompetisi Liga Nusantara 2026/27.
Menurut David, saat ini manajemen masih berupaya menyelesaikan sejumlah persoalan administrasi yang menjadi penghambat persiapan tim.
"Kalau untuk persiapan kita lagi melakukan persiapan dan sudah berkoordinasi dengan pihak owner di Jakarta untuk hal pengelolaan dan juga nasib Sriwijaya FC ini seperti apa," ujar Mohammad David kepada Sripoku.com usai menutup Turnamen Sepak Bola Umum Piala Askot PSSI Palembang, Rabu (29/7/2026).
Ketua Askot PSSI Palembang itu menjelaskan, salah satu kendala utama adalah akun SIAP Sriwijaya FC di PT LIB yang hingga kini belum dapat diakses.
"Sedangkan di akun SIAP di PT LIB masih belum bisa dibuka. Nah jadi kita berkoordinasi dengan pihak owner untuk kelanjutan Sriwijaya FC ini seperti apa," katanya.
CEO David FC tersebut mengaku telah berusaha semaksimal mungkin membantu kebangkitan Sriwijaya FC agar tetap eksis di kancah sepak bola nasional.
"Kalau saya sendiri sudah maksimal siap untuk membantu Sriwijaya FC kembali. Tinggal lagi kita menunggu owner untuk berkoordinasi lebih lanjut lagi dalam waktu dekat ini," ujarnya.
David berharap persoalan yang dihadapi klub segera selesai agar proses pembentukan tim bisa segera dimulai.
Pasalnya, manajemen menargetkan agenda seleksi pemain atau trial sudah bisa dilaksanakan pada Agustus 2026.
"Karena kita mengejar bulan delapan ini kalau sudah, mereka sudah bisa trial dan juga sudah bisa ada beberapa pemain dan juga sudah bisa beruji coba," katanya.
Komitmen Selamatkan Sriwijaya FC
Sebelumnya, Mohammad David menggagas aksi Misi Penyelamatan Sriwijaya FC dengan membagikan jersey Sriwijaya FC kepada masyarakat di kawasan Simpang Lima DPRD Sumatera Selatan, Jumat (24/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, David tampak haru melihat dukungan yang diberikan legenda Sriwijaya FC Ferry Rotinsulu bersama para suporter.
Ia mengaku memiliki misi yang sama dengan Ferry Rotinsulu, yakni menjaga eksistensi Sriwijaya FC sebagai klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan.
"Saya terharu hari ini bersama penggawa legenda SFC, Ferry Rotinsulu, yang merupakan salah satu ikon Sriwijaya FC. Alhamdulillah kami memiliki misi yang sama untuk melakukan penyelamatan tim kebanggaan kita, Sriwijaya FC," ucapnya.
David mengatakan aksi tersebut juga dihadiri para pimpinan kelompok suporter, mulai dari Ultras Palembang, Sriwijaya Mania, hingga Singa Mania.
Menurutnya, kekompakan antara legenda dan suporter membuktikan Sriwijaya FC masih memiliki dukungan besar dari masyarakat.
"Di sini juga selain Coach Ferry Rotinsulu, hadir Ketua-ketua kelompok suporter dari Ultras Palembang, Sriwijaya Mania, dan Singa Mania," ujarnya.
Ia menegaskan aksi tersebut sekaligus membantah isu yang menyebut Sriwijaya FC akan meninggalkan Palembang atau bahkan bubar.
"Alhamdulillah bentuk dukungan dari rekan-rekan suporter sangat luar biasa. Mereka sangat menunggu Sriwijaya FC tetap ada di Sumsel. Isu yang berkembang bahwa Sriwijaya FC tidak ada lagi di Palembang, hari ini kita tepis bersama," tegasnya.
David memastikan pemusatan latihan (training center/TC) Sriwijaya FC tetap akan berlangsung di Palembang, meski seluruh pertandingan Liga Nusantara nantinya dipusatkan di Pulau Jawa.
• Bantai Gaung Asam 11-0, Ferry Putra FC Juara 3 Piala Askot PSSI Palembang
"Sementara untuk kompetisi Liga 3 Nusantara memang seluruh pertandingan home dipusatkan di Pulau Jawa. Namun TC tetap akan dilaksanakan di Palembang," jelasnya.
Ia juga optimistis Sriwijaya FC tetap ambil bagian dalam Liga Nusantara 2026/27 dengan target kembali promosi ke Liga 2, bahkan kembali ke Liga 1.
David berharap kehadiran legenda Sriwijaya FC, Ferry Rotinsulu, mampu menarik minat investor untuk ikut mendukung kebangkitan Laskar Wong Kito.
"Semoga dengan hadirnya Coach Ferry bersama Sriwijaya FC bisa memanggil para investor di Sumsel. Sosok Coach Ferry adalah legenda yang sangat mencintai klub kebanggaan ini," pungkasnya.