Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Antisipasi dampak fenomena pemanasan suhu permukaan air laut (El Nino), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Frits Tatipikalawan memberikan tiga imbauan kepada masyarakat memasuki musim El Nino.
Berikut tiga imbauan BPBD Kota Ambon yakni :
Baca juga: Tekan Peredaran, Kapolsek Salahutu Imbau Para Sopir Bus Tolak Titipan Minuman Keras
Baca juga: Bupati Malteng Launching Program Jumat Berkah: Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan Umat
Dijelaskan, imbauan itu guna kesiapsiagaan masyarakat menghadapi cuaca ekstrem seperti kekeringan dan kebakaran hutan.
"Masyarakat harus berwaspada lebih awal, dengan mengantisipasi lebih awal," ujarnya saat di wawancarai TribunAmbon.com, di Balai Kota Ambon, Kamis (30/7/2026).
Sebelumnya, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena telah menyatakan kesiapsiagaan menghadapi musim El Nino ini.
Fokus utamanya pada penyaluran air bersih kepada masyarakat.
Ia menilai pasokan air bersih di kota Ambon masih cukup rawan.
"Cara kita dan solusinya akan salurkan air bersih kepada masyarakat," tungkasnya.
Diketahui El Nino dan La Nina adalah dua bentuk perubahan iklim alami di Samudra Pasifik yang berlawanan.
El Nino membuat suhu air laut panas dan memicu kekeringan, kekurangan air bersih dan resiko kebakaran hutan yang tinggi.
Sedangkan La Nina membuat suhu air laut dingin dan memicu hujan lebat.
Kondisi cuaca ekstrem ini sering terjadi di Indonesia salah satunya Kota Ambon, Maluku. (*)