BPJS Kesehatan Perkuat Peran PIC Desa dalam Penyampaian Informasi Status Kepesertaan JKN di Kaur
Ricky Jenihansen July 31, 2026 01:53 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, KAUR – BPJS Kesehatan Bengkulu terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kaur dalam mendukung optimalisasi pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Penyampaian Informasi Status Kepesertaan JKN yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Kaur, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kabag Mutu Layanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu Ahmad Saibul Wafa, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Kaur Nuraynun Simanjorang, Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur Nasrur Rahman, kepala desa, operator desa, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta peserta BPJS Kesehatan.

Dalam sosialisasi tersebut, BPJS Kesehatan menyampaikan berbagai informasi terkait kepesertaan JKN hingga pemanfaatan layanan digital.

Kabag Mutu Layanan Peserta BPJS Kesehatan Bengkulu Ahmad Saibul Wafa mengatakan, sosialisasi tersebut bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengetahui informasi status kepesertaan JKN, baik aktif maupun tidak aktif, melalui PIC di masing-masing desa.

Data masyarakat yang terdaftar pada segmen PBI JK dan PBPU Pemda, baik aktif maupun nonaktif, diharapkan pada bulan berikutnya rekapan datanya sudah terpasang pada papan informasi di setiap desa.

“Website PASTI JKN, mempermudah masyarakat juga dalam hal cek status kepesertaan BPJS Kesehatan bisa dicek kapan saja dan di mana saja secara mandiri. Harapannya masyarakat menjadi lebih mudah, lebih cepat, dan langsung mengetahui status kepesertaannya,” ujar Ahmad kepada TribunBengkulu.com.

Keaktifan Peserta Terus Ditingkatkan

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Kaur Nuraynun Simanjorang mengatakan, tingkat keaktifan peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Kaur hingga periode Januari–Juli 2026 mencapai 86,72 persen.

Sementara itu, cakupan kepesertaan UHC telah mencapai 98,2 persen.

“Namun kami berharap pada bulan-bulan berikutnya tingkat keaktifan peserta terus meningkat dan capaian UHC juga semakin tinggi,” ujar Nuraynun.

Kolaborasi Pemerintah Daerah

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur Nasrur Rahman mengatakan, tujuan utama kegiatan tersebut adalah memastikan seluruh masyarakat Kabupaten Kaur yang berhak mendapatkan pelayanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan memiliki status kepesertaan yang aktif.

Karena itu, pemerintah daerah mengundang seluruh kepala desa beserta operator desa agar dapat membantu memastikan data kepesertaan masyarakat selalu diperbarui dan aktif.

“Karena urusan kesehatan menjadi tanggung jawab pemerintah, kami berharap melalui kegiatan ini jumlah peserta BPJS Kesehatan yang aktif di Kabupaten Kaur semakin meningkat. Selain itu, Kabupaten Kaur juga diharapkan mampu mempertahankan capaian UHC yang telah diraih dan ke depan dapat meningkatkan kualitas pelaksanaannya,” pungkas Nasrur. (Adv)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.