Lombok Tengah (ANTARA) - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang dibangun Kementerian Kelautan dan Perikanan tersebut untuk merubah nasib nelayan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"KNMP ini dibangun untuk merubah nasip nelayan, agar lebih produktif dan mandiri," kata Zulhas saat meninjau program pembangunan KNMP Bilelando Lombok Tengah, Jumat.
Kunjungan kerja Menko Pangan Zulhas di KNMP Lombok Tengah itu didampingi Menteri Desa dan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal dan Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri.
Ia mengatakan keberadaan KNMP maupun Koperasi Desa Merah Putih yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu dapat meningkatkan produktivitas sektor perikanan, memperkuat rantai distribusi hasil tangkapan.
"Program ini memberikan nilai tambah, sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan para nelayan," katanya.
Ia mengatakan KNMP ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang dibutuhkan para petani di antaranya pabrik es, bengkel, logistik, balai lelang ikan serta gudang penyimpanan ikan
"Kalau ada hasil tangkapan yang banyak, bisa dijual ke pulau Jawa. KNMP ini terintegrasi dengan KNMP maupun KDMP lainnya," katanya.
Zulhaz memastikan KNMP tersebut dipastikan tetap beroperasi, karena ke depan menjadi aset desa yang diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat maupun peningkatan pembangunan di desa.
"Pemerintah tetap memberikan pendampingan, setelah dua tahun diserahkan ke desa untuk pengelolaannya," katanya.
Anggaran yang dialokasikan pemerintah dalam pembangunan KNMP itu mencapai Rp 22 miliar meliputi pembangunan fasilitas kuliner, pabrik es, penyimpanan ikan dan fasilitas lainnya. Fasilitas yang dibangun itu sesuai dengan kebutuhan para nelayan.
"KNMP ini dibangun supaya nelayan tidak susah atau kesulitan," katanya.





