BREAKING NEWS: 49 Ekor Ternak Sapi di Tunua TTS Mati Mendadak Akibat Cuaca Dingin
Oby Lewanmeru July 31, 2026 02:19 PM

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok

POS-KUPANG.COM, SOE - Sebanyak 49 ekor ternak sapi milik warga di Desa Tunua, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dilaporkan mati mendadak sejak Minggu (26/7/2026).

Dari jumlah tersebut, 15 ekor sapi milik warga dari Dusun 2 dan 34 ekor milik warga Dusun 3 Desa Tunua. 

Berdasarkan informasi dari petugas lapangan, sebanyak enam di antaranya adalah sapi jantan berumur dua tahun milik Yayasan Mitra Tani Mandiri.

Selanjutnya, sapi milik warga lain yang berjumlah masing-masing satu hingga lima ekor juga mati dengan gejala yang sama.

Baca juga: Ketua DPRD TTS Imbau Masyarakat Tetap Jaga Kamtibmas Pasca Aksi di Desa Bena dan Oebelo


Hal ini disebabkan oleh hujan yang turun selama tiga hari sejak Jumat malam hingga Senin pagi di Desa Tunua, Kecamatan Mollo Utara. 

Gejala yang ditunjukan ternak sapi seperti gemetar dan roboh. Adapun beberapa ekor sapi yang mati akibat terendam lumpur karena tidak dipindahkan pemiliknya. 

Plt. Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Timor Tengah Selatan, drh. Marthen J.K Banunaek mengkonfirmasi hal tersebut.

"Kami sampaikan bahwa sebanyak 49 ekor ternak sapi dilaporkan mati mendadak. Penyebab kematian ternak sapi dilaporkan oleh parah pemilik adalah kedinginan sejak (24/7/2026) hingga (27/7/2026) karena hujan berkepanjangan," jelas Jhon pada Jumat (31/7/2026). 

Jhon menyampaikan bahwa ternak tersebut dilaporkan telah diberi vaksin SE di bulan November dan Desember 2025 lalu. 

"Teman-teman dilapangan tidak menjumpai lagi sapi-sapi yang mati sejak Minggu (26/7/2026) hingga Senin (27/7/2026). Kami sementara koordinasi dengan perangkat desa untuk Pelayanan Kesehatan Hewan pada Senin (3/8/2026)," tutupnya. (any)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.