Bakal Ada Pedestrian dan Turap, Kawasan Aliran Sungai Sail di Pekanbaru Bakal Disulap Menjadi RTH
Firmauli Sihaloho July 31, 2026 03:20 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Kawasan Aliran Sungai Sail, Kota Pekanbaru bakal mengalami penataan. Lokasi tersebut bukan hanya menjadi kawasan pengendalian banjir tapi juga disulap menjadi kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Biru.

Pinggiran kawasan sungai tersebut bakal memiliki pedestrian yang bisa menjadi jogging track. Keberadaan fasilitas ini memungkinkan masyarakat untuk menyusuri kawasan yang asri dan hijau di pinggiran sungai.

Kawasan tersebut memiliki banyak pepohonan yang tumbuh di kiri dan kanan aliran sungai. Panjang pedestrian dan turap tersebut berkisar 2,4 kilometer.

Ada kolaborasi Pemerintah Kota Pekanbaru dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III Riau dalam membangun serta menata kawasan sungai ini.

"Pembangunan pedestrian ini bukan hanya bagian dari penataan kota, tetapi juga membangun RTH Biru di kawasan Sungai Sail," jelas Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang di Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Najib Faizal saat meninjau kawasan aliran Sungai Sail, Jumat (31/7/2026).

Menurutnya, penataan kawasan ini merupakan bagian dari gerakan Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI) yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, pun meluncurkan Gerakan Ayo Muliakan Sungai.

Baca juga: Bonus PON Tak Kunjung Dibayar, Darman: Di Republik Ini Hanya Riau yang Belum Selesai

Baca juga: 6 Tersangka Korupsi Pupuk Subsidi di Kecamatan Pangkalan Kuras Pelalawan Jalani Sidang Perdana

Kota Pekanbaru menjadi satu bagian dari Gerakan ASRI di sungai. Ia menegaskan bahwa program ini bukan sekadar slogan melainkan upaya menata kawasan sungai secara bertahap.

"Contohnya Sungai Sail ini, kita menghubungkan kawasan sungai antara jembatan ke jembatan, kita buat pedestrian, orang-orang bisa menikmati suasana sore. Kan enak hijau begini, yang belum ada pohon kita tanam," ujarnya.

Dirinya sudah berkomunikasi dengan BWSS III di Riau agar upaya pembangunan pedestrian ini berproses secara bertahap. Kawasan ini nantinya bisa menjadi ikon baru Kota Pekanbaru.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho mendampingi Najib meninjau kawasan aliran Sungai Sail di dekat Jembatan Sail, Jalan Imam Munandar.

Mereka juga meninjau aliran Sungai Sail di Jalan Lembah Raya yang lebih dikenal sebagai kawasan Sungai Batak.

Agung menyebut pedestrian ini bakal menghubungkan kawasan pinggiran sungai di sekitar Jembatan Sail, Jalan Imam Munandar menuju ke aliran sungai di sekitar Jalan Lembah Raya.

Ada rencana pembangunan dan penataan kawasan aliran sungai yang berlanjut ke aliran Sungai Siak.

"Kita juga melihat kondisi terkini jalan lintas yang menghubungkan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai dengan Jalan Tol Pekanbaru-Rengat, Jalan ini terhubung ke kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru di Tenayan Raya," ujarnya.

Agung berharap nantinya ada percepatan dalam proses pembangunan tersebut. Apalagi, pembangunan akses jalan itu bakal terhubung ke lokasi Jembatan Siak V.

"Kawasan itu menjadi akses jalan untuk percepatan pertumbuhan ekonomi kota," terangnya.

(Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.