TRIBUNLOMBOK.COM — Mengawali bulan baru di akhir pekan, mobilitas masyarakat serta angkutan logistik dari Pulau Lombok menuju Pulau Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Lembar diprediksi mengalami peningkatan aktivitas.
Untuk menunjang kelancaran penyeberangan Selat Lombok, Satuan Pelayanan (Satpel) Pelabuhan Penyeberangan Lembar menyiapkan 13 jadwal keberangkatan kapal ferry sepanjang Sabtu, 1 Agustus 2026.
Penyeberangan rute Lembar–Padangbai ini menempuh jarak sekitar 36 mil laut dengan estimasi durasi pelayaran rata-rata 4 jam 30 menit dalam kondisi cuaca normal.
Berdasarkan data operasional Satpel Pelabuhan Lembar, berikut adalah daftar armada dan jam keberangkatan kapal feri yang disiagakan:
Baca juga: Jadwal Kapal Lembar–Padangbai Jumat 31 Juli 2026: Cek Nama Armada dan Harga Tiket
Jadwal keberangkatan merupakan rencana operasional dan dapat berubah sewaktu-waktu menyelaraskan kondisi cuaca di laut, pasang surut air, serta kesiapan dermaga pelabuhan.
Tarif yang berlaku merupakan tarif terpadu resmi yang sudah mencakup jasa pelabuhan, asuransi keselamatan Jasa Raharja, dan jasa angkutan penyeberangan.
Untuk penumpang kendaraan, tarif yang dibayarkan sudah mencakup biaya pengemudi dan penumpang di dalamnya.
Kategori Penumpang Non-Kendaraan:
Kategori Kendaraan
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menegaskan bahwa tidak ada penjualan tiket fisik di area pelabuhan.
Seluruh calon penumpang diwajibkan membeli tiket elektronik secara mandiri sebelum tiba di pelabuhan melalui kanal resmi:
1. Akses portal resmi di www.trip.ferizy.com atau aplikasi Ferizy.
2. Lakukan pemesanan sesuai dengan identitas diri dan golongan kendaraan yang tepat.
3. Perhatikan batas waktu check-in di pelabuhan:
Penumpang Pejalan Kaki: Wajib check-in minimal 5 jam sebelum jadwal keberangkatan.
Pengguna Kendaraan: Wajib check-in minimal 3 jam sebelum jadwal keberangkatan.
Tiket yang terlambat digunakan (check-in melebihi jam keberangkatan) akan dinyatakan hangus dan tidak dapat dipergunakan kembali.
Pengguna jasa diimbau datang lebih awal untuk menghindari antrean kendaraan di area parkir siap muat pelabuhan.
(*)