Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Kampung Sum di Fakfak Akhirnya Nikmati Listrik 24 Jam
Hans Arnold Kapisa July 31, 2026 05:09 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, warga Kampung Sum, Distrik Teluk Patipi, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, akhirnya bisa menikmati aliran listrik selama 24 jam penuh.

Pantauan TribunPapuaBarat.com pada Jumat (31/7/2026) menunjukkan antusiasme masyarakat yang begitu besar.

Setelah bertahun-tahun hidup dengan keterbatasan listrik bahkan nyaris gelap gulita, kini rumah-rumah warga terang benderang.

Untuk menghadirkan listrik di kampung terpencil tersebut, tim PLN bergotong royong memikul tiang listrik melintasi hutan lebat dan medan menantang.

Semangat kebersamaan ini menjadi bagian dari upaya pemerataan energi hingga pelosok Papua.

“Hal ini sebagai bukti nyata pemerataan energi di wilayah dengan tantangan geografis yang tidak mudah,” ujar General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, di Fakfak.

Roberth menjelaskan, keberhasilan ini dicapai melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari pemerintah.

Baca juga: Kapolres Fakfak Hadiri Launching Listrik 24 Jam di Kampung Sum Teluk Patipi

Sebanyak 105 calon pelanggan di Kampung Sum akan memperoleh sambungan listrik secara bertahap.

Program ini juga memberikan akses energi gratis bagi keluarga kurang mampu.

Sebelum layanan PLN hadir, warga sempat mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bantuan Kementerian ESDM.

Namun, fasilitas tersebut rusak sehingga masyarakat terpaksa menggunakan genset dengan biaya bahan bakar tinggi.

Kini, pasokan listrik 24 jam penuh telah menjadi kenyataan. Kehadiran listrik diyakini akan meningkatkan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta membuka akses informasi dan teknologi.

“Ini adalah wujud kerja nyata pemerintah daerah bersama PLN untuk memastikan tidak ada lagi wilayah yang gelap gulita,” tegas Roberth.

Meski harus menghadapi cuaca ekstrem dan medan berat, pekerjaan berhasil diselesaikan berkat dukungan masyarakat dan pemerintah daerah.

PLN berharap infrastruktur kelistrikan ini membawa dampak positif, mulai dari mendukung proses belajar anak-anak hingga menggerakkan usaha rumahan warga.

“Komitmen PLN tidak akan pernah surut untuk menghadirkan terang hingga ke pelosok,” pungkas Roberth.
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.