Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Sukoharjo diundur menjadi Sabtu (1/8/2026).
Penundaan tersebut dilakukan bukan karena kendala teknis, melainkan untuk menyesuaikan jadwal kunjungan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf yang dijadwalkan membuka kegiatan secara langsung.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan, perubahan jadwal dilakukan agar Menteri Sosial dapat menghadiri seremoni pembukaan Sekolah Rakyat.
"Insya Allah, ini disesuaikan dengan jadwal Mensos. Beliau dijadwalkan hadir di Sukoharjo besok pagi," ujar Yunia, Jumat (31/7/2026).
Meski jadwal MPLS diundur, berbagai persiapan di lingkungan sekolah tetap berlangsung.
Panitia memanfaatkan waktu pada Jumat (31/7/2026) untuk membersihkan area sekolah serta menata berbagai fasilitas yang akan digunakan saat seremoni pembukaan.
"Hari ini kegiatan bersih-bersih dan penataan ruang untuk kegiatan besok," katanya.
Selain mempersiapkan lokasi, sejumlah guru dari Sekolah Rakyat rintisan juga telah berada di Sukoharjo sejak beberapa hari terakhir.
Mereka bersama panitia memastikan seluruh kebutuhan kegiatan pembukaan dan MPLS berjalan lancar.
"Betul, dari sekolah rintisan sudah mulai datang. Bahkan sejak kemarin sudah hadir," ucapnya.
Tidak hanya guru, sejumlah siswa yang akan tampil dalam seremoni pembukaan juga telah mengikuti persiapan lebih awal.
Baca juga: Hari Pertama Sekolah Rakyat Sukoharjo Diundur, Ini Jadwal Terbarunya
"Yang datang juga para guru, kemudian siswa yang besok akan memberikan penampilan," tambah Yunia.
Yunia menegaskan, meskipun jadwal berubah, susunan acara tidak mengalami perubahan signifikan. Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari seremoni pembukaan hingga pelaksanaan MPLS, tetap mengacu pada arahan Kementerian Sosial.
"Rangkaian acaranya secara umum masih sama. Sampai saat ini belum ada perubahan dari Kementerian Sosial," ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Sukoharjo optimistis pelaksanaan hari pertama Sekolah Rakyat Terintegrasi dapat berlangsung lancar. Kehadiran Menteri Sosial diharapkan menjadi penanda dimulainya operasional sekolah sekaligus memberikan semangat bagi ratusan siswa angkatan pertama yang akan memulai pendidikan di Sekolah Rakyat. (*)