TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK – Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Trenggalek resmi menempati gedung permanen yang berlokasi di Jalan KH Ahmad Dahlan, tepat di sebelah timur Pasar Basah Trenggalek, Jumat (31/7/2026). Perpindahan ini ditandai dengan pelaksanaan open house yang diikuti ratusan calon siswa beserta keluarga.
Sejak pagi, ratusan keluarga calon siswa berdatangan ke lokasi sekolah. Mereka diantar oleh Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Trenggalek.
Para orang tua tampak membawa tas, pakaian, hingga berbagai perlengkapan untuk kebutuhan anak-anak yang akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat. Sementara para calon siswa hadir dengan pakaian sederhana sebelum nantinya mengikuti rangkaian kegiatan sekolah.
Setibanya di lokasi, para calon siswa diarahkan menuju meja registrasi yang berada di bawah tenda di sisi timur gedung. Setelah proses pendaftaran selesai, mereka kemudian menempati kursi yang telah disiapkan untuk mengikuti acara pembukaan.
Baca juga: Update Situasi Terkini Ribuan PSHT Gelar Aksi di Surabaya, Massa Bergerak ke Pandegiling
Suasana semakin semarak saat siswa existing SRT Trenggalek menampilkan pertunjukan musik tradisional gamelan sebagai pembuka acara. Alunan gong, saron, bonang, hingga pelog mengiringi penyambutan tamu undangan.
Tak lama kemudian, rombongan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Trenggalek tiba di lokasi untuk menghadiri kegiatan tersebut.
Acara dilanjutkan dengan penampilan paduan suara yang dibawakan para siswa. Selain itu, pembacaan puisi bertema pendidikan dan perjuangan hidup turut menyita perhatian para tamu yang hadir.
Penampilan berikutnya berupa atraksi baris-berbaris kreasi. Para siswa memperagakan gerakan secara kompak sehingga menghadirkan pertunjukan yang atraktif sebagai bagian dari penyambutan calon siswa baru.
Sebagai informasi, pada tahun ajaran 2026, Sekolah Rakyat Terintegrasi Trenggalek menerima sebanyak 241 calon siswa yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Trenggalek.
Selain berasal dari wilayah Trenggalek, terdapat pula sejumlah siswa dari luar daerah yang diterima melalui proses penjaringan yang dilakukan petugas Dinas Sosial bersama pendamping di tingkat desa.
Perpindahan ke gedung permanen ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus memberikan fasilitas belajar yang lebih representatif bagi para siswa Sekolah Rakyat Trenggalek.
(Madchan Jazuli/Tribunmataraman.com)