Liputan6.com, Jakarta - Galon bekas disulap jadi kursi mini untuk anak menjadi ide daur ulang yang mudah dicoba di rumah. Galon air mineral yang sering menumpuk ternyata bisa diubah menjadi tempat duduk sederhana, aman, dan bermanfaat untuk aktivitas harian si kecil. hemat dan kreatif
Kreasi ini membantu mengurangi limbah plastik sekaligus menjadi kegiatan kreatif bersama keluarga. Dengan tambahan busa dan kain pelapis, galon bekas dapat berubah menjadi kursi yang nyaman dipakai anak saat bermain, belajar, membaca, atau menonton televisi. di rumah
Jika dibuat dengan rapi dan dihias menarik, kursi mini dari galon bekas bisa memiliki nilai artistik tersendiri. Selain digunakan sendiri, hasil daur ulang ini juga berpeluang menjadi kerajinan rumahan yang hemat biaya dan memiliki nilai jual bagi keluarga kreatif. Simak alat dan cara membuatnya, oleh Liputan6.com, Jumat (31/7/2026).
![Galon Bekas Disulap Jadi Kursi Mini untuk Anak Bahan membuat galon bekas disulap jadi kursi mini untuk anak. [AI Generated]](https://shengbo-xjp.oss-ap-southeast-1.aliyuncs.com/Upload/File/2026/07/31/2000397264.webp)
Sebelum mulai membuat kursi mini, siapkan terlebih dahulu bahan dan alat yang diperlukan. Anda tidak membutuhkan peralatan khusus yang mahal, karena sebagian besar bisa ditemukan di rumah.
Bahan utama yang diperlukan adalah satu galon bekas air mineral yang masih kokoh dan tidak retak. Pilih galon dengan plastik yang tebal agar hasil kursi lebih kuat dan tahan lama. Selain itu, siapkan busa atau spons untuk bantalan duduk, serta kain pelapis sesuai selera, seperti kain motif, kain polos, atau kain perca.
Untuk proses perakitan, gunakan lem tembak atau lem serbaguna, gunting, serta cutter atau gergaji kecil jika ingin memotong galon. Anda juga bisa menyiapkan cat akrilik, cat semprot, stiker, pita, atau hiasan lain untuk mempercantik tampilan kursi.
Jika berencana membuat kursi dengan lebih dari satu galon, tali atau kabel ties yang kuat dapat digunakan untuk mengikat susunan galon agar tidak mudah bergeser.
![Galon Bekas Disulap Jadi Kursi Mini untuk Anak Membuat galon bekas disulap jadi kursi mini untuk anak. [AI Generated]](https://shengbo-xjp.oss-ap-southeast-1.aliyuncs.com/Upload/File/2026/07/31/2000402938.webp)
Langkah pertama yang tidak boleh dilewatkan adalah membersihkan galon bekas secara menyeluruh. Cuci bagian luar dan dalam galon menggunakan sabun, lalu bilas hingga tidak ada sisa kotoran atau bau yang tertinggal.
Setelah dicuci, keringkan galon sampai benar-benar kering. Permukaan yang masih lembap dapat membuat lem sulit menempel dan menyebabkan kain pelapis mudah lepas. Selain itu, kebersihan galon juga penting untuk menjaga kenyamanan dan keamanan anak saat menggunakan kursi.
Pilih galon yang masih dalam kondisi baik, tidak penyok parah, dan tidak memiliki retakan pada bagian bawah maupun sampingnya. Galon yang rusak bisa membuat kursi kurang stabil dan tidak tahan lama.
Setelah galon bersih, tentukan bentuk kursi yang ingin dibuat. Cara paling mudah adalah menggunakan galon secara utuh tanpa dipotong. Model ini biasanya lebih kuat karena struktur asli galon tetap dipertahankan.
Namun, jika ingin kursi lebih rendah dan sesuai dengan tinggi anak, bagian atas galon bisa dipotong menggunakan cutter atau gergaji kecil. Untuk anak usia sekitar 2 hingga 5 tahun, tinggi dudukan sekitar 20–25 cm umumnya sudah cukup nyaman.
Saat memotong galon, lakukan dengan hati-hati dan pastikan bagian tepinya dirapikan. Tepi yang tajam sebaiknya ditutup menggunakan isolasi tebal, kain, atau lapisan busa agar aman disentuh anak.
Jika ingin membuat kursi yang lebih besar, dua atau tiga galon dapat disusun berdampingan lalu diikat kuat menggunakan kabel ties atau tali plastik. Susunan ini bisa menghasilkan bangku mini yang lebih lebar dan stabil.
Agar kursi nyaman digunakan, tambahkan bantalan pada bagian atas galon. Potong busa atau spons mengikuti bentuk dudukan yang diinginkan, bisa bulat, oval, atau persegi.
Ketebalan busa sekitar 3–5 cm biasanya sudah cukup untuk memberikan kenyamanan. Tempelkan busa pada bagian atas galon menggunakan lem tembak agar tidak mudah bergeser saat dipakai.
Jika ingin hasil yang lebih kokoh, Anda dapat menambahkan alas dari karton tebal atau papan tipis di bawah busa sebelum ditempelkan. Cara ini membantu mendistribusikan beban dengan lebih baik dan membuat dudukan terasa lebih stabil.
Bantalan yang empuk akan membuat anak lebih nyaman duduk dalam waktu yang lebih lama, baik saat membaca buku, menggambar, maupun bermain.
Setelah bantalan terpasang, tahap berikutnya adalah melapisi kursi dengan kain. Bungkus bagian atas dan sisi galon menggunakan kain pilihan, lalu tarik hingga rapi sebelum direkatkan dengan lem.
Pilih kain yang cukup tebal agar tidak mudah robek dan nyaman saat disentuh. Kain bermotif karakter, hewan, bunga, atau warna-warna cerah biasanya lebih disukai anak-anak.
Jika menggunakan kain perca, Anda bisa menyusunnya menjadi pola patchwork yang unik. Selain hemat biaya, hasilnya juga bisa terlihat lebih kreatif dan berbeda dari kursi biasa.
Pastikan lipatan kain berada di bagian bawah atau belakang kursi agar tampilan depan terlihat rapi. Semakin rapi pemasangan kain, semakin menarik hasil akhirnya.
Tahap terakhir adalah memberikan sentuhan dekorasi. Anda bisa mengecat bagian luar galon, menambahkan stiker, pita, mata boneka, atau aksesori lain sesuai tema yang disukai anak.
Misalnya, kursi bisa dibuat bertema beruang, kelinci, mobil, atau tokoh kartun favorit. Warna pastel cocok untuk dekorasi kamar anak, sedangkan warna-warna cerah memberikan kesan lebih ceria.
Jika menggunakan cat, tunggu hingga benar-benar kering sebelum kursi digunakan. Hindari cat yang berbau menyengat atau tidak aman untuk anak-anak.
Dekorasi sederhana sering kali sudah cukup membuat kursi terlihat menarik. Yang terpenting adalah hasilnya aman, nyaman, dan sesuai dengan selera anak.
![Galon Bekas Disulap Jadi Kursi Mini untuk Anak Membuat galon bekas disulap jadi kursi mini untuk anak. [AI Generated]](https://shengbo-xjp.oss-ap-southeast-1.aliyuncs.com/Upload/File/2026/07/31/2000407931.webp)
Agar kursi mini dari galon bekas dapat digunakan dalam jangka waktu lebih lama, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Gunakan galon dengan kualitas plastik yang masih baik dan tidak rapuh. Hindari meletakkan kursi di tempat yang terkena panas matahari terus-menerus karena plastik bisa menjadi lebih cepat getas.
Periksa kembali kekuatan lem dan kain pelapis secara berkala. Jika ada bagian yang mulai lepas, segera perbaiki agar tidak semakin rusak.
Untuk anak yang lebih aktif, bagian dalam galon bisa diisi dengan gulungan kardus, busa padat, atau bahan ringan lain agar kursi terasa lebih kokoh.
Kursi mini dari galon bekas tidak hanya bermanfaat untuk penggunaan pribadi. Dengan desain yang menarik dan pengerjaan yang rapi, produk ini juga memiliki nilai artistik dan peluang usaha rumahan.
Banyak orang tua mencari furnitur anak yang unik, ringan, dan ramah lingkungan. Kursi karakter, kursi tema hewan, atau kursi dengan warna-warna estetik bisa menjadi pilihan yang diminati.
Modal pembuatannya relatif rendah karena memanfaatkan barang bekas. Biaya utama biasanya hanya untuk busa, kain, lem, dan dekorasi. Karena itu, keuntungan bisa cukup menarik jika diproduksi dalam jumlah kecil secara rumahan.
Selain dijual secara langsung, hasil kreasi ini juga bisa dipasarkan melalui media sosial atau marketplace sebagai produk daur ulang kreatif.
Ya, aman jika galon masih kokoh, tidak retak, sudah dibersihkan dengan baik, dan bagian tepi yang dipotong dirapikan agar tidak tajam.
Busa atau spons dengan ketebalan sekitar 3–5 cm cukup nyaman untuk anak. Tambahkan kain pelapis yang lembut agar lebih nyaman digunakan.
Tidak harus. Galon bisa digunakan utuh agar lebih kuat, atau dipotong sesuai tinggi kursi yang diinginkan untuk menyesuaikan ukuran anak.
Bisa. Dengan desain yang rapi, dekorasi menarik, dan konstruksi yang kuat, kursi mini dari galon bekas berpotensi menjadi produk kerajinan rumahan yang memiliki nilai jual.