Gebrakan Perdana Sanur Fashion Week 2026 di Bali, Runway di Atas Breakwater Laut
Putu Kartika Viktriani July 31, 2026 08:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kawasan pesisir Sanur kini tak sekadar menjadi tempat menikmati matahari terbit, industri mode Bali bersiap mencetak sejarah baru.

Dalam waktu dekat bakal digelar ajang perdana Sanur Fashion Week (SFW) 2026 yang diinisiasi oleh Cap Bali Foundation & Friends pada 6–7 Agustus 2026.

Mengusung tema "Woven in Cultural Legacy", ajang perdana ini menghadirkan konsep yang tak biasa menyulap breakwater atau anjungan penahan gelombang pantai di belakang ICON Bali Mall menjadi panggung runway utama di atas laut.

Langkah berani memadukan alam, budaya, dan fashion siap pakai ini menjadi strategi besar mempertemukan karya desainer lokal Bali dengan pasar internasional. 

Komisaris Cap Bali Group, I Wayan Gede Ari Danangga, menegaskan bahwa potensi pengusaha mode lokal Bali sudah sangat siap bersaing dengan merek dunia.

"Di sini kita bisa mengangkat, menyatukan pengusaha lokal menjadi pengusaha internasional," ujar Ari Danangga dalam konferensi pers, pada Jumat 31 Juli 2026.

 

"Kami akan menyajikan water breaker di belakang ICON Bali Mall menjadi sebuah panggung runway acara fashion show yang sangat unik, memadukan budaya Sanur dengan pariwisata Sanur," imbuhnya.

Baca juga: Sosok AKBP Cherry Sinta Maygrand Simamora, Kapolres Perempuan Kedua di Jembrana Bali

Tidak hanya menyajikan keindahan visual laut lepas, perhelatan ini mematok target ekonomi yang nyata.

Dengan perkiraan kunjungan mencapai 3.000 hingga 5.000 penonton serta keterlibatan 50 model dan 15 desainer terkurasi selama dua hari penyelenggaraan, perputaran uang dari transaksi retail ditargetkan menembus angka fantastis.

"Untuk target transaksi secara retail, tentunya target pelaksanaan Sanur Fashion Week ini diharapkan dapat memutar roda ekonomi Bali hingga mencapai Rp3 miliar kurang lebih," jelas Ari Danangga.

Keunikan lokasi runway di atas breakwater ini diakui menjadi magnet utama yang memperkuat identitas Sanur sebagai it place baru di Pulau Dewata. 

General Manager Commercial & Marcomm ICON Bali Mall, Renata Hutasoit, menyampaikan bahwa kolaborasi ini memanfaatkan lalu lintas pengunjung ICON Bali Mall yang mencapai 25.000 hingga 45.000 orang per hari pada masa puncak kunjungan.

"Sebagai runway, kita tidak memakai tradisional catwalk yang biasa, tapi memakai area pantai dengan water breaker itu sebagai catwalknya," kata dia

"Kalau orang foto pantai di Bali banyak, tapi kalau terlihat breakwaternya itu sudah pasti di Sanur," sambung Renata Hutasoit.

Dari sisi koleksi, Direktur Cap Bali Group, Putu Fitri Ertaningsih, mengungkapkan bahwa pihaknya bakal meluncurkan busana fashion siap pakai yang diangkat dari motif-motif karya ilustrator muda pemenang lomba hasil kolaborasi dengan kementerian.

"Kami merasa sangat bangga karena memberikan kesempatan untuk menerjemahkan desain-desain motif karya ilustrator muda Indonesia ini ke dalam produk-produk fashion pakaian khas Cap Bali," ujarnya.

"Kami berharap desain ini tidak hanya dinikmati dalam bentuk gambar, tapi dalam bentuk produk fashion yang bisa dipergunakan sehari-hari," imbuh Putu Fitri Ertaningsih.

SFW 2026 juga akan menyajikan penampilan spesial dari Alffy Rev yang hadir dalam format XYRA. 

Selain itu, jajaran pejabat pemerintah seperti Wakil Menteri Kebudayaan RI, Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti, hingga Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI dijadwalkan hadir mendukung kebangkitan ekosistem industri kreatif lokal ini. 

Melalui sinergi antar pemangku kepentingan, Sanur Fashion Week diproyeksikan menjadi agenda tahunan tetap yang mampu menggerakkan ekonomi Bali, baik di musim puncak (peak season) maupun saat musim sepi kunjungan (low season).

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.