Iran ancam hujani musuh dengan serangan rudal berganda.
Ulama Teheran menyerukan balasan setimpal dan menghancurkan.
Mengutip Iran International pada (31/7), hal ini diutarakan oleh Mohammad Nabi Mousavi Fard.
Iran melontarkan ancaman terbuka untuk menghujani musuh-musuhnya menggunakan gelombang serangan rudal berganda.
Seruan balasan yang menghancurkan ini disampaikan secara tegas oleh tokoh ulama senior perwakilan Pemimpin Tertinggi Iran.
Lebih tepatnya, dia membeberkan doktrin militer baru tersebut saat menyampaikan khotbah salat Jumat di Kota Ahvaz.
Ia menegaskan bahwa setiap agresi atau serangan terhadap wilayah Iran tidak boleh lagi dibiarkan tanpa balasan yang jauh lebih mematikan.
Ulama Iran tersebut menilai bahwa musuh-musuh Teheran telah melampaui batas dengan sengaja menargetkan berbagai infrastruktur vital negara.
Sebagai bentuk respon setimpal, ia menyerukan aksi balasan militer yang jauh lebih masif dan melipatgandakan daya hancur.
"Jika musuh berani menembakkan satu rudal, maka serangan itu harus dibalas dengan beberapa rudal sekaligus," tegas Mousavi Fard.
Penegasan mengenai hujan rudal berganda ini dimaksudkan untuk memberikan efek jera secara langsung kepada pihak lawan.
Seruan ulama di Provinsi Khuzestan ini kian mempertegas kesiapan Iran dalam melancarkan aksi balasan yang terukur dan menghancurkan.
Sikap pantang mundur ini diambil guna memastikan bahwa setiap ancaman terhadap kedaulatan Iran akan dibayar mahal oleh musuh.
Ancam gelombang rudal beruntun tersebut menandai eskalasi ketegangan politik dan militer yang kian memuncak di kawasan.