Galeri Perempuan GMIT Ramaikan Festival Budaya Soe Timur
Ryan Nong July 31, 2026 11:19 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok

POS-KUPANG.COM, SOE - Perempuan GMIT dari 21 Rayon pada Jemaat GMIT Sesawi Oekamusa tampil meyakinkan dengan Galeri Perempuan GMIT dalam Festival Budaya Soe Timur. 

Festival budaya yang bertajuk 'Jaga Tradisi Tebar Kebaikan' berlangsung di Jemaat Sesawi Oekamusa pada Jumat (31/7/2026). Meski begitu, empat stand pameran telah berdiri sejak  Minggu (26/7/2026).

Pameran tersebut menampilkan produk berupa tenun ikat, hasil menjahit, rajutan, hasil bordir dan cemilan serta aneka kue, yang dipajang pada masing-masing stand. 

Baca juga: Pemda TTS Serahkan Bantuan Ambulance untuk Masyarakat Desa Boti

Kehadiran Galeri Perempuan GMIT mendapat sambutan hangat dari jemaat yang datang mengunjungi festival. Pengunjung yang datang untuk meramaikan turnamen tidak kembali ke rumah mereka dengan tangan kosong. 

Ketua DPP Perempuan GMIT, Dina Mawo-Liunokas, menggambarkan antusiasme perempuan GMIT Jemaat GMIT Sesawi Oekamusa yang sangat tinggi. Ia juga mengapresiasi dukungan dari kaum bapak yang memberi ruang dan dorongan bagi istri-istri untuk terus belajar dan berkarya.

"Untuk jemaat khususnya perempuan GMIT semangatnya luar biasa. Dari kaum bapak tidak hanya menonton kegiatan ini namun juga memberikan dukungan kepada istri-istri agar belajar," ujar Dina, Jumat (31/7/2026). 

Produk yang ditampilkan memiliki harga beragam dan terjangkau. Untuk kategori cemilan, pengunjung bisa membeli makanan mulai Rp1.000, sedangkan roti dijual dengan harga Rp15.000 per bungkus.

Kain tenun ikat menjadi salah satu produk unggulan. Karya tenun yang dipamerkan tidak hanya dari wilayah TTS namun juga dari Alor dengan kisaran harga Rp 50.000 hingga Rp2.000.000, tergantung motif dan ukuran.

Sementara itu, produk rajutan seperti tas HP, tas, dan aksesoris dijual mulai Rp50.000 sampai Rp250.000. Hasil bordir juga ikut dipamerkan dengan harga antara Rp150.000 sampai Rp300.000.

Adapun produk jahitan, Galeri Perempuan GMIT menampilkan berbagai model pakaian. Harga baju yang ditawarkan berkisar Rp125.000 sampai Rp150.000, sementara dress khusus dibanderol Rp150.000.

Dengan empat stand yang dikelola secara rapi, pameran ini tidak hanya menjadi ajang promosi karya, tetapi juga upaya pemberdayaan ekonomi perempuan di lingkungan GMIT. 

Dina berharap ke depan karya-karya perempuan GMIT dapat semakin dikenal luas dan menjadi penggerak ekonomi keluarga serta jemaat. 

Dalam rangka meramaikan HUT ke-59 Jemaat GMIT Oekamusa, Panitia menyelenggarakan aneka kegiatan seperti Festival Seni Budaya juga Futsal. Kegiatan akan berlangsung hingga (2/8/2026) yang akan ditutup dengan kebaktian bersama. (any) 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.