DPRD Lampung Optimistis Kepengurusan Baru HKTI Mampu Sejahterakan Petani
Robertus Didik Budiawan Cahyono August 01, 2026 12:19 AM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Kalangan legislatif di Provinsi Lampung menyambut positif kepengurusan baru Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Lampung periode 2026-2031 yang kembali dipimpin Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Baca juga: Mirza Terpilih Kembali Menjadi Ketua HKTI Lampung Periode 2026–2031, Perkuat Program Petani

Anggota DPRD Provinsi Lampung Budhi Condrowati dan Diah Dharma Yanti optimistis kepengurusan baru HKTI mampu menjadi motor penggerak peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam memajukan sektor pertanian.

Anggota DPRD Lampung Budhi Condrowati dari Daerah Pemilihan Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Mesuji mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Rahmat Mirzani Djausal sebagai Ketua DPD HKTI Lampung.

Menurutnya, kepemimpinan baru tersebut membawa harapan besar bagi kemajuan sektor pertanian di Provinsi Lampung yang selama ini menjadi salah satu lumbung pangan nasional.

"Selamat kepada Pak Gubernur yang telah menjadi Ketua HKTI Lampung. Harapan kami sesuai slogan HKTI, petani makmur, HKTI jaya," kata Condro, Jumat (31/7/2026).

Terkait keluhan petani saat musim kemarau, Condrowati mengimbau petani mulai mengantisipasi keterbatasan air dengan membangun embung atau kolam penampungan air.

"Kalau memungkinkan buat embung-embung kecil sebagai penampungan air. Apa pun tanamannya, keberadaan cadangan air akan sangat bermanfaat ketika musim kemarau," ujarnya.

Ia menambahkan berbagai persoalan yang dihadapi petani akan terus dikomunikasikan bersama pengurus HKTI dan Pemerintah Provinsi Lampung agar segera dicarikan solusi.

"Kami optimistis melalui kolaborasi antara HKTI, pemerintah, dan para petani, berbagai persoalan pertanian di Lampung bisa diatasi sehingga kesejahteraan petani semakin meningkat," tuturnya. 

Sementara itu, Anggota DPRD Lampung Diah Dharma Yanti dari Daerah Pemilihan Lampung Timur menilai visi dan program yang dipaparkan Rahmat Mirzani Djausal menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong kemajuan sektor pertanian di Lampung.

Menurutnya, berbagai program peningkatan sarana dan prasarana pertanian, termasuk penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), diyakini mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.

"Harapannya ke depan dengan dipimpin Pak Gubernur sebagai Ketua HKTI, petani di Lampung semakin sejahtera, semakin maju, dan pertanian di Lampung semakin berjaya," ujarnya.

Diah mengatakan masih terdapat sejumlah persoalan yang dihadapi petani, terutama menjelang puncak musim kemarau dalam beberapa bulan ke depan.

Ia mengaku selama setahun terakhir rutin berkeliling ke 15 kecamatan dan lebih dari 100 desa di Kabupaten Lampung Timur untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyalurkan bantuan di sektor pertanian bersama anggota Komisi IV DPR RI.

"Saya sudah berkeliling bersama anggota Komisi IV DPR RI di 15 kecamatan dan lebih dari 100 desa. Memang masih ada beberapa persoalan yang dihadapi petani, tetapi saya optimistis persoalan itu dapat diakomodasi karena program Ketua HKTI yang baru sangat baik," katanya.

Selain itu, Lampung juga memperoleh berbagai bantuan dari aspirasi anggota Komisi IV DPR RI untuk sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan.

Bantuan tersebut antara lain berupa alat dan mesin pertanian (alsintan), rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan irigasi perpompaan, traktor roda empat, combine harvester, bantuan peternakan ayam lengkap dengan kandang dan pakan, hingga paket sarana produksi pertanian.

Menurut Diah, bantuan tersebut telah membantu meningkatkan produktivitas kelompok tani di sejumlah wilayah.

Diah dan Condro optimis HKTI bakal mengubah arah pertanian di Lampung menuju kesejahteraan yang berkelanjutan.  

Mirza menegaskan program-program HKTI akan diselaraskan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan petani.

Menurutnya, HKTI tidak hanya menjadi organisasi yang menghimpun aspirasi petani, tetapi juga harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan persoalan pertanian dari hulu hingga hilir.

"Ke depan program-program yang sejalan dengan visi HKTI akan menjadi program unggulan Pemerintah Provinsi Lampung. Namun pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. HKTI harus menjadi jembatan antara petani, pengusaha, dan pemerintah," kata Mirza.

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.