Wabup Sambas Heroaldi Minta Kafilah Sambas Tampil Maksimal dan Raih Prestasi di MTQ XXXIV Kalbar
Try Juliansyah August 01, 2026 12:27 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS — Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi, resmi melepas keberangkatan Kafilah Kabupaten Sambas untuk bertanding dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Jumat (31/7/2026).

Prosesi pelepasan rombongan berlangsung di halaman Kantor Bupati Sambas.

Seluruh kafilah diberangkatkan menuju lokasi pemusatan kegiatan menggunakan dua armada bus.

Pada gelaran MTQ provinsi tahun ini, Kabupaten Sambas menerjunkan total 70 personel.

Rombongan terdiri dari 50 peserta yang akan bersaing di berbagai cabang lomba, serta 20 orang official, pelatih, dan pendamping.

Ketua LPTQ Kabupaten Sambas, Hasanusi, menjelaskan bahwa jadwal MTQ tingkat provinsi yang digelar lebih awal ketimbang tingkat nasional memberikan keuntungan tersendiri bagi komposisi timnya.

“MTQ ini dilaksanakan sebelum MTQ tingkat nasional, sehingga sembilan peserta kafilah asal Sambas yang akan bertanding pada MTQ tingkat nasional masih dapat berpartisipasi pada MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat,” jelas Hasanusi.

Baca juga: Wabup Juli Suryadi Lepas 54 Kafilah Mempawah ke MTQ XXXIV Kalbar

Pesan Wabup: Wahana Membumikan Al-Qur'an dan Jaga Ukhuwah

Wakil Bupati Sambas Heroaldi Djuhardi Alwi mengingatkan para peserta agar menanamkan tekad kuat. 

Ia menekankan bahwa ajang ini tidak sekadar berburu gelar juara, melainkan panggung syiar nilai-nilai keislaman.

“Semangat perjuangan harus kita hadirkan dalam diri kita. Kita memahami bahwa MTQ bukan semata-mata perlombaan untuk meraih juara, tetapi merupakan wahana membumikan Al-Qur’an, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an,” kata Heroaldi.

Ia juga berpesan agar seluruh anggota kontingen senantiasa menjaga marwah dan nama baik Kabupaten Sambas lewat kedisiplinan dan sikap saling menghargai.

“Saya berpesan kepada seluruh kafilah agar selalu menjaga kekompakan, saling menghormati satu sama lain, serta senantiasa menjaga kesehatan sehingga dapat mengikuti perlombaan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Komitmen Pembinaan di Tengah Efisiensi Anggaran

Heroaldi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sambas akan terus berkomitmen mendukung pembinaan qari dan qariah lokal.

Keterbatasan ruang fiskal akibat penyesuaian anggaran daerah dipastikan tidak melunturkan perhatian pemerintah terhadap pengembangan prestasi tilawatil Qur'an.

“Pemerintah Kabupaten Sambas tetap akan memberikan perhatian terhadap pembinaan dan pengembangan kafilah, meskipun saat ini kita berada di tengah kebijakan efisiensi," tegasnya.

"Semoga seluruh peserta dapat memberikan kemampuan terbaik, menjaga nama baik daerah, serta mengharumkan Kabupaten Sambas di ajang MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat,” pungkas Heroaldi. 

Mengutip dari Wikipedia MTQ adalah singkatan dari Musabaqah Tilawatil Quran, sebuah festival dan jenis perlombaan membaca, menghafal, serta memahami isi Al-Qur'an di Indonesia.

Cabang Lomba Utama

Tilawah: Seni membaca Al-Qur'an dengan lagu dan aturan tajwid.

Hifzil: Menghafal Al-Qur'an dengan berbagai kapasitas juz.

Tafsir & Syarah: Menafsirkan isi Al-Qur'an dan memberikan ceramah atau penjelasan kandungannya.

Kaligrafi & Karya Ilmiah: Seni menulis indah huruf Arab serta penulisan ilmiah tentang Al-Qur'an.

Jenjang Penyelenggaraan

Tingkat Desa/Kecamatan: Ajang seleksi awal di wilayah lokal.

Tingkat Kabupaten/Kota: Kompetisi antar kecamatan untuk mencari wakil daerah.

Tingkat Provinsi & Nasional: Puncak kompetisi tingkat regional dan nasional yang diadakan rutin setiap tahun atau dua tahun sekali. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.