TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN – Keberlanjutan program Universal Health Coverage (UHC) menjadi salah satu aspirasi warga dalam reses masa persidangan III Tahun Sidang 2025/2026 yang digelar Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan Arifin di Kecamatan Beji, Kamis (30/7/2026) malam.
Dalam dialog bersama anggota dewan tersebut, warga berharap Pemerintah Kabupaten Pasuruan tetap mempertahankan program UHC .
Warga menilai program UHC masih sangat dibutuhkan masyarakat untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan tanpa terkendala biaya.
Selain menyampaikan harapan agar program UHC tetap berlanjut, warga juga mengusulkan sejumlah program pembangunan yang dinilai mendesak.
Baca juga: Buka MPLS, Mas Rusdi Ajak Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi di Pasuruan Disiplin Demi Masa Depan
Diantaranya pembangunan sumur bor untuk mendukung kebutuhan air di sektor pertanian, peningkatan Jalan Usaha Tani (JUT).
Di sisi lain, pembangunan Jaringan Irigasi Tersier (JIT), peningkatan kualitas jalan, serta penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU).
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Arifin menegaskan seluruh usulan masyarakat akan dicatat dan dibawa ke DPRD Kabupaten Pasuruan.
Menurutnya, usulan itu akan diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan bersama pemerintah daerah.
Menurutnya, reses merupakan wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan secara langsung kepada wakil rakyat.
Harapannya, kata Arifin, sapaan akrabnya, program pembangunan yang dirancang pemerintah dapat lebih tepat sasaran.
“Semua aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami tampung. Selanjutnya akan kami bawa dalam pembahasan di DPRD,” katanya.
Arifin mengaku aspirasi itu akan diperjuangkan maksimal sehingga dapay direalisasikan sesuai dengan skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah.
Ia mengatakan, berbagai masukan dari masyarakat akan menjadi bahan pembahasan dalam sidang paripurna maupun proses penyusunan program pembangunan daerah.
Karena itu, setiap aspirasi yang disampaikan tidak hanya menjadi catatan, tetapi juga akan dikawal agar dapat masuk dalam agenda pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen mengawal aspirasi masyarakat agar bisa diwujudkan melalui program-program pemerintah daerah,” katanya.
Reses tersebut dihadiri warga dari berbagai kalangan yang memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan masing-masing.
Mulai dari pelayanan kesehatan, kebutuhan infrastruktur pertanian, hingga peningkatan fasilitas umum.
“Kami berkomitmen akan terus menjembatani kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah sehingga setiap program yang dijalankan menjawab persoalan yang dihadapi warga,” tutupnya.
(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)