Buka MPLS, Mas Rusdi Ajak Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi di Pasuruan Disiplin Demi Masa Depan
Rendy Nicko Ramandha August 01, 2026 12:57 AM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN – Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pasuruan, Kamis (30/7/2026) pagi.

Momentum itu dimanfaatkan untuk memberikan motivasi kepada para siswa agar menjadikan kedisiplinan sebagai bekal utama meraih masa depan yang lebih baik.

Mas Rusdi, sapaan akrab Bupati Pasuruan, mengingatkan para siswa bahwa kesempatan mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat merupakan peluang berharga yang harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh.

Ia meminta seluruh siswa mengikuti seluruh proses pembelajaran dengan penuh semangat, menjaga kedisiplinan, tidak meninggalkan ibadah.

Baca juga: Cuaca Ekstrem, Harga Ikan di Situbondo Naik Drastis, Tongkol Tembus Rp 50 Ribu per Kg

Di sisi lain, ia juga mengingatkan siswa untuk menghormati guru, tenaga pendidik, wali asuh, dan wali asrama yang setiap hari akan mendampingi mereka.

“Manfaatkanlah kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya. Tetap semangat belajar, tegakkan kedisiplinan, jangan pernah meninggalkan ibadah, serta hormati guru, tenaga pendidik, wali asuh dan wali asrama. Mereka adalah orang tua kalian selama berada di sini yang akan membimbing menuju kesuksesan,” katanya.

Selain menyampaikan pesan kepada para siswa, Mas Rusdi juga mengajak para orang tua untuk berperan aktif mendukung keberhasilan program Sekolah Rakyat.

Menurutnya, dukungan keluarga tetap menjadi faktor penting dalam membangun semangat belajar dan karakter anak meski mereka menjalani pendidikan di lingkungan berasrama.

Ia berharap, para orang tua terus memberikan motivasi kepada putra-putrinya agar belajar dengan tekun serta menjaga perilaku selama menempuh pendidikan.

“Kami berharap orang tua terus memberikan semangat kepada anak-anaknya agar rajin belajar dan berperilaku baik selama berada di Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Mas Rusdi menegaskan, penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kabupaten Pasuruan merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang memiliki komitmen meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat.

Ia mengapresiasi Kementerian Sosial Republik Indonesia, Tim Transisi Sekolah Rakyat Kabupaten Pasuruan, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pasuruan.

Selain itu, Tim Sekolah Rakyat Rintisan 03 dan 48, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam mewujudkan program tersebut.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi modal penting untuk menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan sekaligus membentuk generasi yang berkarakter, mandiri, dan siap menghadapi masa depan.

Pada hari pertama MPLS, para orang tua juga mengikuti kegiatan Open House untuk melihat langsung lingkungan sekolah, ruang belajar, asrama, hingga berbagai fasilitas yang disediakan bagi para siswa.

Banyak orang tua mengaku bersyukur karena anak-anak mereka kini memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan dengan fasilitas yang memadai.

Diantaranya tempat belajar, asrama, seragam hingga kebutuhan makan yang seluruhnya ditanggung negara.

Abdul Wachid (49), warga Kecamatan Gondangwetan mengaku bahagia melihat putranya dapat bersekolah di Sekolah Rakyat Terintegrasi.

“Enggak bisa diungkapkan, Mas. Terima kasih. Anak saya sekolahnya bagus, seragamnya bagus, makanannya juga enak semua,” pungkas dia. 

(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.