Jorge Martin Yakin Tetap Didukung Aprilia demi Juara MotoGP 2026, Pengamat Beberkan Kuncinya
Dwi Setiawan August 01, 2026 09:20 AM

TRIBUNNEWS.COM - Jorge Martin memasuki paruh kedua MotoGP 2026 dengan keyakinan bahwa Aprilia akan memberikan dukungan penuh dalam perjuangannya memburu gelar juara dunia meski ia telah dipastikan hengkang ke Yamaha pada musim depan.

Pembalap asal Spanyol itu saat ini memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 dengan keunggulan tipis atas para rivalnya.

Martin mengoleksi 208 poin berkat satu kemenangan di MotoGP Prancis, tiga kali finis di posisi kedua, satu podium ketiga, serta satu pole position.

Situasi tersebut terbilang unik karena untuk kedua kalinya dalam kariernya Martin menjalani perburuan gelar bersama pabrikan yang akan ditinggalkannya pada akhir musim.

Sebelumnya, Martin juga pernah merasakan situasi serupa ketika menjadi juara dunia MotoGP 2024 bersama Ducati-Pramac setelah lebih dulu mengumumkan kepindahannya ke Aprilia.

Kini, meski akan pindah Yamaha pada MotoGP 2027, Martin yakin Aprilia tetap akan mengutamakan peluangnya meraih gelar musim ini.

Baca juga: Jorge Martin Nantikan Duel dengan Marc Marquez dalam Perebutan Gelar MotoGP 2026

"Saya pikir tujuan Massimo Rivola adalah menempatkan saya dalam posisi untuk menang," ujar Martin kepada Motosprint yang dikutip Crash.

"Pada akhirnya saya fokus kepada diri sendiri dan saya yakin dia akan melakukan segala yang dia bisa agar saya bisa menang, jadi saya tetap tenang," lanjutnya.

Martin juga memuji perkembangan motor Aprilia yang dinilainya mampu bersaing dengan Ducati sehingga membuat persaingan gelar musim ini semakin menarik.

Martin dan Aprilia Sudah Menemukan Chemistry

Pengamat MotoGP, Topan Yuniarto, menilai keyakinan Martin bukan tanpa alasan.

Karena hubungan pembalap asal Spanyol tersebut dengan Aprilia sudah berkembang semakin solid sepanjang musim ini.

Menurutnya, chemistry yang terbentuk antara Martin dan Aprilia menjadi salah satu faktor penting yang membuat keduanya mampu tampil kompetitif.

"Menurut saya, Martin dan Aprilia sudah menemukan chemistry yang sangat kuat," kata Topan, ketika dihubungi Tribunnews pada Jumat (31/7/2026).

lihat foto
MARTIN DAN BEZZECCHI - Dua pembalap andalan Aprilia Racing, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi ketika kompak naik podium pertama dan kedua saat balapan utama MotoGP Brasil 2026 di Sirkuit Goiania, Brasil, pada 22 Maret 2026. Keharmonisan di garasi Aprilia Racing. (Foto: Aprilia)

Ia menilai kekuatan terbesar Martin musim ini bukan semata-mata berasal dari jumlah kemenangan yang diraih.

Akan tetapi juga karena kemampuannya menjaga konsistensi meraup poin hampir di setiap seri.

Topan melihat statistik paruh musim memperlihatkan Martin memimpin klasemen.

Dengan raihan 208 poin yang dikumpulkan melalui satu kemenangan di Prancis, tiga kali finis kedua, sekali finis ketiga, serta satu pole position.

Menurutnya, catatan tersebut menunjukkan Martin mampu memaksimalkan setiap peluang meski tidak selalu menjadi pembalap tercepat pada akhir pekan balapan.

"Yang menarik bukan hanya jumlah kemenangannya, tetapi konsistensinya mengumpulkan poin hampir di setiap akhir pekan," ujar Topan.

"Dalam perebutan gelar, hal seperti ini sering kali lebih menentukan daripada menang berkali-kali tetapi diselingi gagal finis," tambahnya.

Persaingan Gelar Makin Sengit

Paruh kedua MotoGP 2026 akan dimulai pada pekan depan melalui seri MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone yang diperkirakan menjadi titik krusial dalam perebutan gelar juara dunia.

Martin tidak hanya mendapat tekanan dari rekan setimnya, Marco Bezzecchi.

Akan tetapi juga dari pembalap Trackhouse Aprilia, Ai Ogura, yang sama-sama tampil kompetitif sepanjang musim.

Selain dua pembalap Aprilia tersebut, Marc Marquez juga masih menjadi salah satu penantang serius yang berpotensi mengganggu laju Martin.

Dengan tiga pembalap Aprilia yang hanya dipisahkan selisih poin tipis menjelang Silverstone, konsistensi diperkirakan kembali menjadi faktor penentu.

Khususnya bagi Martin untuk mempertahankan posisinya di puncak klasemen sekaligus menjaga peluang merebut gelar juara dunia MotoGP 2026.

(Tribunnews.com/Niken)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.