TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak bacaan injil Katolik Minggu 2 Agustus 2026.
Bacaan injil katolik lengkap renungan harian katolik disiapkan untuk hari biasa pekan XVIII Tahun A.
Hari Minggu warna liturgi hijau.
Bacaan hari Minggu: Yes. 55:1-3; Mzm. 145:8-9,15-16,17-18; Rm. 8:35,37-39; Mat. 14:13-21 dan BcO Ob 1-21.
Baca juga: Teks Misa Minggu 2 Agustus 2026 Hari Biasa Pekan XVIII Tahun A
Ayo, hai semua orang yang haus, marilah dan minumlah air, dan hai orang yang tidak mempunyai uang, marilah! Terimalah gandum tanpa uang pembeli dan makanlah, juga anggur dan susu tanpa bayaran! Mengapakah kamu belanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti, dan upah jerih payahmu untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan? Dengarkanlah Aku maka kamu akan memakan yang baik dan kamu akan menikmati sajian yang paling lezat. Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup! Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud.
Mazmur Tanggapan: Mzm. 145:8-9,15-16,17-18
TUHAN itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya.
TUHAN itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya.
Mata sekalian orang menantikan Engkau, dan Engkaupun memberi mereka makanan pada waktunya;
Engkau yang membuka tangan-Mu dan yang berkenan mengenyangkan segala yang hidup.
TUHAN itu adil dalam segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.
TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.
Bacaan Kedua: Rm. 8:35,37-39
Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang? Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
Bait Pengantar Injil (Mat. 4:4b)
P : Alleluia
U : Alleluia
P : Manusia hidup bukan saja dari roti, melainkan juga dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.
U : Alleluia
Bacaan Injil Katolik: Mat. 14:13-21
P: Inilah Injil Yesus karangan Matius
U: Dimuliakanlah Tuhan
Pemimpin dan semua yang hadir membuat tanda salib dengan ibu jari pada dahi, mulut, dan dada. Kemudian Pemimpin membacakan Injil.
Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit.
Menjelang malam, murid-murid-Nya datang kepada-Nya dan berkata: "Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa." Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan." "Yang ada pada kami di sini hanya lima roti dan dua ikan."
Yesus berkata: "Bawalah ke mari kepada-Ku."
Lalu disuruh-Nya orang banyak itu duduk di rumput. Dan setelah diambil-Nya lima roti dan dua ikan itu, Yesus menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya membagi-bagikannya kepada orang banyak. Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, dua belas bakul penuh. Yang ikut makan kira-kira lima ribu laki-laki, tidak termasuk perempuan dan anak-anak.
P: Demikianlah Injil Tuhan
U: Terpujilah Kristus
Renungan Harian Katolik
Yesus baru saja kehilangan Yohanes Pembaptis, kerabat dan sahabat-Nya. Ia mungkin sedang berduka dan ingin menyendiri. Namun, ketika Ia melihat ribuan orang datang mengikuti-Nya, "Tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan." Ia tidak mengabaikan mereka. Ia menyembuhkan orang-orang sakit dan mengajar mereka. Belas kasihan Yesus selalu mendahului segala kebutuhan dan keinginan pribadi-Nya. Ia selalu memprioritaskan mereka yang datang kepada-Nya dengan hati yang tulus. Secara khusus, Ia juga berkenan memberi makan ribuan orang. Yesus semakin menegaskan apa yang tertulis dalam nubuat Yesaya bahwa Allah senantiasa menyediakan segala yang kita butuhkan lebih dari yang kita harapkan; sehingga adalah benar kita mengandalkan-Nya.
Rasul Paulus pun menyatakan tidak ada satu pun yang dapat memisahkan kita dari kasih Kristus. Baik penderitaan, kesesakan, penganiayaan, kelaparan, ketelanjangan, bahaya, atau pedang - tidak ada satu pun yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Dalam segala situasi termasuk saat diri ini merasa tak berdaya, kasih Allah jaminannya. Allah akan melipatgandakan keterbatasan yang ada pada kita dan tidak mungkin membiarkan kita mati kelaparan. Kekristenan
Apa "lima roti dan dua ikan" yang kita miliki saat ini? Apakah itu sedikit waktu, sedikit bakat, sedikit rezeki, atau sedikit kesabaran? Jangan ragu untuk memberikannya kepada Yesus. Jika kita mau membawa apa yang sedikit itu kepada Yesus dengan hati yang berserah dan bersyukur, Ia akan melipatgandakannya. Ia tidak membutuhkan kesempurnaan atau kelimpahan kita, tetapi Ia hanya membutuhkan kesediaan kita untuk memberi apa yang kita miliki, sekecil apa pun itu. Ia akan mengambilnya, mengucap syukur, dan melipatgandakannya untuk kebaikanmu dan banyak orang serta kemuliaan nama-Nya.
Doa: Ya Tuhan Yesus, terima kasih atas kasih-Mu yang melimpah. Kuatkanlah iman kami agar selalu percaya bahwa Engkau mencukupkan segala kebutuhan kami. Amin. (sumber iman katolik.or.id/adiutam.com/kgg).