Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID INDRAMAYU - Jajaran Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Indramayu menciduk lima anggota geng motor yang kedapatan merusak warung di wilayah Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar, mengatakan, lima anggota geng motor tersebut masing-masing berinisial GR (18), IF (17), JAF (21), KP (26), dan AT (16).
Menurut dia, aksi perusakan warung lima anggota geng motor yang tercatat sebagai warga Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, itu, terjadi pada Kamis (30/7/2026) malam kira-kira pukul 22.30 WIB.
"Dari hasil pemeriksaan sementara nama kelompok mereka adalah Mamprang21Ganks," kata Muchammad Arwin Bachar saat ditemui di Mapolres Indramayu, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2026).
Video rekaman kamera pengawas mengenai aksi lima anggota geng motor Mamprang21Ganks tersebut juga viral di media sosial, dan terlihat menyabetkan senjata tajam ke tenda warung yang berada persis di pinggir jalan.
Baca juga: Tribun Jabar Raih Penghargaan Media Brand Award 2026, Pemred: Tantangan Jaga Jurnalisme Bermutu
Selain itu, dalam rekaman video tersebut menampilkan aksi anggota geng motor Mamprang21Ganks yang berboncengan mengendarai motor tampak mondar-mandir di salah satu ruas jalan di wilayah Kecamatan Tukdana sambil membawa senjata tajam.
Arwin mengatakan Tim URC Polres Indramayu langsung bergerak setelah rekaman video kamera pengawas itu viral di media sosial, dan menyisir sejumlah titik di wilayah Kecamatan Tukdana hingga berhasil meringkus lima anggota Mamprang21Ganks.
"Kami berhasil mengamankan lima anggota geng motor tersebut di beberapa lokasi berbeda di Kecamatan Tukdana pada Kamis malam atau hanya beberapa jam setelah kejadian," ujar Muchammad Arwin Bachar.
Pihaknya pun turut menyita sejumlah bukti dari tangan lima anggota geng motor itu, di antaranya, lima bilah celurit dalam berbagai ukuran yang diduga digunakan saat berkonvoi dan merusak warung, tiga unit ponsel, sepeda motor, hingga lainnya.
Ia mengatakan hingga kini jajaran Satreskrim Polres Indramayu masih memeriksa lebih lanjut kelima anggota geng motor itu untuk mendalami motif di balik aksi perusakan warung tersebut.
"Kami juga masih memeriksa secara lebih lanjut terhadap kelima anggota Mamprang21Ganks untuk mengungkap motifnya dan mendalami peran masing-masing dalam aksi tersebut," kata Muchammad Arwin Bachar. (*)