Keseruan Madiun Street Competition, Balai Kota Disulap Jadi Arena Basket 3x3 hingga Skateboard
Ndaru Wijayanto August 01, 2026 02:14 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Pemerintah Kota Madiun menggelar Madiun Street Competition dalam rangkaian Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, Sabtu (1/8/2026).

Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, ingin menunjukkan bahwa Pemkot hadir untuk memfasilitasi bakat dan minat anak-anak serta pemuda melalui kegiatan positif.

Bagus menilai selama ini olahraga jalanan belum mendapatkan ruang yang memadai dibandingkan cabang olahraga lainnya.

Karena itu, Pemkot mewadahi berbagai komunitas street game, mulai dari basket 3x3, skateboard, pameran BMX, mural hingga breakdance untuk tampil dan berkompetisi di halaman Balai Kota Madiun.

Baca juga: Kabupaten Kediri Raih Emas Kejurprov Basket 3x3 Jatim, Siapkan Tim Terbaik untuk Porprov 2027

Menurut Bagus, kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap komunitas olahraga dan seni jalanan yang selama ini memiliki ruang berekspresi terbatas.

"Kami ingin memfasilitasi para pelaku basket, skateboard, BMX sampai breakdance yang selama ini minim ruang untuk menunjukkan kemampuannya di depan masyarakat," ujarnya.

Khusus cabang basket, penyelenggaraan kompetisi mendapat dukungan Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbasi Jawa Timur yang meminjamkan lapangan dan ring basket portabel.

Sementara peserta yang bertanding didominasi kelompok usia muda sebagai bagian dari pembinaan atlet sejak dini.

Baca juga: Bangunan Belum Selesai 100 Persen, Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Madiun Tetap Gelar MPLS

"Yang lebih penting adalah bagaimana Perbasi Kota Madiun dan Pemkot tetap konsisten melakukan pembinaan. Karena itu yang dilombakan lebih banyak kelompok umur, sedangkan yang lain berupa parade, termasuk mural," katanya.

Antusiasme masyarakat pun cukup tinggi. Sejak pagi, halaman Balai Kota dipadati peserta maupun penonton, termasuk pelajar dari berbagai sekolah.

Melihat tingginya minat masyarakat, Pemkot berencana menjadikan halaman Balai Kota sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan komunitas olahraga.

Baca juga: Sirkuit BMX Banyuwangi Berstandar Olimpiade Jadi Magnet Pembalap Nasional hingga Mancanegara

Salah satunya dengan memasang ring basket permanen untuk permainan 3x3.

"Ke depan halaman Balai Kota ini bisa dipakai untuk berbagai kegiatan. Salah satunya basket 3x3 karena nanti akan kami pasang satu ring basket," ungkap Bagus.

Ia juga memastikan Madiun Street Competition akan menjadi agenda tahunan Kota Madiun sebagai wadah bagi komunitas olahraga dan seni jalanan untuk terus berkembang.

Sementara itu, Ketua Perbasi Jawa Timur mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Madiun dalam memberikan ruang bagi perkembangan olahraga basket, khususnya nomor 3x3.

Ia menilai langkah membuka halaman Balai Kota sebagai arena basket merupakan terobosan yang jarang dilakukan pemerintah daerah.

"Ini pertama kali saya melihat balai kota dibuka untuk masyarakat dan dipasang ring basket. Ini luar biasa karena mendekatkan pemerintah dengan masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, basket 3x3 merupakan cabang olahraga yang efektif untuk menggerakkan masyarakat agar gemar berolahraga.

Sistem pertandingan yang sederhana membuat banyak pertandingan dapat digelar dalam satu hari sekaligus melatih kemampuan fisik para pemain.

"3x3 sangat cocok dikembangkan sebagai sport tourism. Konsep street membuat masyarakat lebih mudah ikut terlibat, suasananya menyenangkan, dan anak-anak memiliki aktivitas yang positif," pungkasnya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.