Kena Fitnah Buka Praktik Mistis Berbayar, Begini Reaksi Santai Frislly Herlind
Hironimus Rama August 01, 2026 02:35 PM

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA — Menjadi figur publik dengan kemampuan khusus (indigo-Red) ternyata mendatangkan tantangan tersendiri bagi aktris sekaligus YouTuber, Frislly Herlind.

Di balik popularitasnya, pemilik kemampuan indigo ini sempat dibuat kaget dengan tudingan miring dari warganet yang menyebutnya membuka praktik dunia hitam hingga mematok tarif puluhan juta rupiah.

Tudingan tersebut mencuat di kolom komentar media sosialnya, di mana ada akun yang mengeklaim merasa dirugikan setelah mendatangkan jasa praktiknya.

Baca juga: Didukuni Mantan Pegawai, Amanda Manopo Tutup Pintu Maaf: Capek Jadi Orang Baik

Merespons fitnah tersebut, wanita berusia 27 tahun ini menegaskan bahwa dirinya tidak pernah membuka praktik konsultasi mistis atau berbayar sejak kecil.

“Tiba-tiba pas lagi ramai-ramainya, semua orang pada kayak, 'Dia pernah buka praktik blablabla.' Terus ada lagi komentar, jadi kayak, 'Nyesel bayar puluhan juta ke Frislly,' padahal aku enggak pernah melakukan itu,” jelas Frislly.

“Terus ada yang nyautin, 'Demi apa, Kak, bayar berapa?' 'Iya waktu itu gua bayar ini dan ternyata bohong.' Terus aku kayak, 'Hah, gimana?' Gitu,” sambungnya.

Mantan kekasih Jordi Onsu ini bahkan sempat menelusuri kebenaran tudingan itu dengan mengirim pesan langsung (direct message) ke akun penuduh untuk meminta bukti transfer.

Namun, akun tersebut justru menghilang, membuat Frislly menyimpulkan bahwa tuduhan itu sengaja dilontarkan semata-mata demi mencari perhatian (attention).

Sisi Lain Hadapi Sorotan: Antara Kesal, Batasan Privasi, dan Introspeksi

Di luar isu miring tersebut, perjalanan hidup Frislly sebagai figur publik juga tidak lepas dari pro-kontra warganet, mulai dari masalah asmara hingga konten horor.

Wanita bernama asli Frisly Herlinda Balqis ini mengakui bahwa dirinya terkadang merasa kesal dan sedih menghadapi komentar pedas karena ia adalah sosok yang perasa.

“Kalau dibilang kesal, mungkin ya manusiawi ya pasti ada kesalnya, sedih juga pasti sedih. Aku apalagi aku orangnya perasa banget, cengeng dan lain-lain,” ungkapnya.

Kendati ruang geraknya seakan dibatasi oleh ekspektasi warganet yang kerap mengatur kehidupannya, Frislly tetap memilih berpegang teguh pada prinsip kemanusiaan dan tidak ambil pusing selama hal tersebut bukan fitnah yang merugikan.

“Jadi aku percaya selagi aku tidak merugikan orang lain, tidak berbuat buruk, tidak menyakiti orang lain, aku enggak takut sih,” tegasnya.

Menariknya, di balik beragam komentar miring yang diterima, Frislly justru mengaku gemar membaca respons warganet.

Ia tidak memusingkan hinaan, melainkan menjadikan komentar-komentar tersebut sebagai bahan introspeksi diri selama disampaikan dengan cara yang baik.

“Kalau aku, aku sungguh membaca. Nanti aku yang kayak, 'Emang iya ya? Apa aku ada yang salah ya?' Kayak Introspeksi diri,” pungkasnya seraya tertawa.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.