TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Universitas Terbuka (UT) Bandar Lampung menyelenggarakan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) dan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) Tahap 1 bagi mahasiswa baru semester ganjil 2026/2027.
Sebanyak 293 mahasiswa baru UT Bandar Lampung yang sudah membayar admisi serta menyelesaikan tahapan proses registrasi mengikuti kegiatan di Aula UT Bandar Lampung, Sabtu (1/8/2026).
Universitas Terbuka (UT) hadir di Lampung sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin
mengakses pendidikan tinggi dengan sistem pembelajaran jarak jauh yang fleksibel.
Keberadaan UT di Lampung memberikan kesempatan bagi berbagai kalangan, termasuk
pekerja, ibu rumah tangga, dan lulusan SMA yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa
terkendala waktu dan tempat.
Dengan sistem pendidikan yang berbasis teknologi, UT Bandar Lampung telah menjangkau ribuan mahasiswa yang tersebar di berbagai daerah Lampung.
Model pembelajaran yang diterapkan memungkinkan mahasiswa untuk belajar secara
mandiri dengan dukungan bahan ajar cetak maupun digital.
Selain itu, mahasiswa juga dapat berinteraksi dengan tutor dan sesama mahasiswa melalui tutorial online dan tatap muka terbatas.
Fasilitas akademik yang tersedia mendukung pengalaman belajar yang efektif dan efisi en
sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.
UT Bandar Lampung terus berkomitmen untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat yang memiliki berbagai keterbatasan dalam menempuh pendidikan konvensional.
Sebagai langkah awal dalam perjalanan akademik mahasiswa baru, Universitas Terbuka
Bandar Lampung menggelar kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB).
OSMB bertujuan untuk memperkenalkan sistem perkuliahan di UT serta memberikan
pemahaman mengenai keunggulan yang ditawarkan.
Mahasiswa baru mendapatkan informasi mengenai fleksibilitas belajar, akses bahan ajar digital, serta sistem evaluasi akademik yang diterapkan.
Selain itu, mereka juga diperkenalkan dengan berbagai fasilitas dan layanan yang mendukung keberhasilan studi mereka.
Keunggulan UT, seperti biaya kuliah yang terjangkau, akses belajar tanpa batas, dan kualitas pendidikan yang setara dengan universitas konvensional, menjadi daya tarik utama bagi mahasiswa baru.
Melalui OSMB, mahasiswa tidak hanya memahami tata cara belajar di UT, tetapi juga
mendapatkan motivasi untuk sukses dalam menempuh pendidikan tinggi secara mandiri.
Selain OSMB, Universitas Terbuka Bandar Lampung juga menyelenggarakan Pelatihan
Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ), Klinik Ujian (KU), dan Workshop Tugas (WT)
untuk membantu mahasiswa dalam memahami sistem pembelajaran di UT.
PKBJJ memberikan pelatihan tentang penggunaan berbagai aplikasi dan sistem yang
mendukung proses belajar, seperti myut.ut.ac.id. elearning.ut.ac.id, dan silayar.ut.ac.id, dan berbagai platform digital lainnya.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan teknologi
secara maksimal untuk mengakses materi perkuliahan dan berinteraksi dengan dosen serta sesama mahasiswa.
Selain itu, pelatihan juga mengajarkan strategi belajar efektif agar mahasiswa dapat
mengatur waktu dan memahami konsep perkuliahan dengan baik.
Manfaat dari PKBJJ sangat besar, terutama bagi mahasiswa yang baru pertama kali
mengenal sistem pendidikan jarak jauh.
Dengan bekal keterampilan ini, mahasiswa dapat lebih siap menghadapi tantangan akademik dan meraih prestasi selama menempuh studi di UT.
Kegiatan OSMB dan PKBJJ secara resmi dibuka Direktur UT Bandar Lampung Dra.
Sri Ismulyaty, M.Si diwakili Manajer Pembelajaran, Kemahasiswaan, dan Alumni UT Bandar Lampung, Dr. Welli Yuliatmoko, S.TP., M.Si.
Dr. Welli Yuliatmoko, S.TP., M.Si menjelaskan tujuan diadakannya kegiatan OSMB bagi mahasiswa UT agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami lingkungan akademis UT.
"Universitas Terbuka merupakan perguruan tinggi negeri yang menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh, maka OSMB lebih ditekankan pada pemahaman tentang UT
sebagai suatu lingkungan akademis dan mekanisme yang berlaku di dalamnya," ujarnya secara tertulis.
"Dengan ini, mahasiswa/i Universitas Terbuka mampu mempersiapkan belajar mandiri dan menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab akademik dan sosial,” sambung dia.
Lewat sistem pembelajaran yang fleksibel dan berbasis teknologi, mahasiswa diharapkan
dapat menyesuaikan pendidikan mereka dengan kebutuhan dunia kerja.
Selain itu, Dr. Welli Yuliatmoko menegaskan, UT terus berinovasi dalam menyediakan layanan pendidikan berkualitas yang dapat diakses oleh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)