Laporan Wartawan Tribun Papua, Yulianus Magai
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Sejumlah mahasiswa teologi dari berbagai perguruan tinggi se-Jayapura menggelar aksi pembagian selebaran kepada masyarakat di kawasan Mata Jalan Pos 7, Jayapura, Sabtu (1/8/2026) pukul 15.00 WIT.
Aksi pembagian selebaran tersebut dilakukan sebagai bentuk sosialisasi sekaligus ajakan terbuka kepada warga untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (3/8/2026).
Aktivis Mahasiswa Teologi, Ronial Mirin, menyatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap berbagai dinamika dan persoalan sosial yang masih dihadapi masyarakat di Tanah Papua.
"Kami ingin mengajak masyarakat mengetahui tujuan aksi ini. Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan secara damai," ujar Ronial dalam keterangannya, Sabtu (1/8/2026).
Baca juga: KNPB Gelar Demo 3 Agustus, Warga Kota Jayapura Imbau Warga Tak Mudah Terprovokasi
Soroti Persoalan Pengungsian dan Ruang Sipil
Ronial menjelaskan, mahasiswa teologi menilai berbagai persoalan mendasar di Papua membutuhkan perhatian bersama dari seluruh lapisan komponen masyarakat.
Beberapa isu utama yang melandasi dorongan aksi ini antara lain:
"Dari pandangan kami, berbagai persoalan kemanusiaan masih terjadi di Papua. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk peduli terhadap situasi tersebut," tambahnya.
Dalam penyataan sikap tertulisnya, kelompok mahasiswa teologi turut menyampaikan dukungan terhadap aksi kemanusiaan yang diinisiasi oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB) pada 3 Agustus 2026 mendatang.
Adapun empat poin inti dari pernyataan sikap yang dirilis mahasiswa teologi meliputi:
Baca juga: Aksi Massa di Jayapura, Mahasiswa Desak Pemerintah Hentikan Pendekatan Militer di Papua
Imbau Warga Jaga Kondusivitas
Rangkaian aksi kemanusiaan pada Senin (3/8/2026) mendatang rencananya akan dimulai pukul 08.00 WIT hingga selesai, dengan titik konsentrasi massa tersebar di wilayah Sentani (Kabupaten Jayapura) serta Numbay (Kota Jayapura).
Pihaknya telah menyebarkan undangan terbuka kepada para mahasiswa, pemuda, tokoh gereja, Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP), kelompok Cipayung, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Di akhir keterangannya, Ronial menekankan pentingnya menjaga keamanan bersama agar seluruh rangkaian penyampaian aspirasi dapat berjalan lancar tanpa gangguan ketertiban umum.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif selama pelaksanaan aksi. Aspirasi yang kami sampaikan adalah bentuk kepedulian murni terhadap kemanusiaan," pungkasnya. (*)