Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti
TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Insiden mengerikan terjad di Tol Caruban-Nganjuk, Saradan, Madiun.
Sebuah bus antar kota antarprovinsi (AKAP) milik PO Gunung Harta terbakar di ruas Tol Caruban-Nganjuk, tepatnya di KM 631.600 Jalur A, wilayah Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 23.32 WIB.
Si Jago Merah menghanguskan bus berisikan 30 penumpang tersebut. Beruntung, seluruh penumpang bersama sopir berhasil dievakuasi sebelum api berkobar, sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, Ipda Andika Cahyono, mengatakan bus Gunung Harta bernomor polisi B 757 KGA itu dikemudikan Purwanto dan tengah melayani rute Jakarta - Jember.
Menurut Andika, berdasarkan hasil penyelidikan awal, bus melaju dari arah barat menuju timur di lajur kanan. Saat memasuki KM 631.600, lampu utama bus tiba-tiba padam.
Baca juga: Lonjakan Kecelakaan Kerja 2025 Jadi Sorotan DPR, Keselamatan Pekerja Dinilai Masih Terabaikan
"Pengemudi kemudian berinisiatif menepikan kendaraan ke bahu jalan dan memutus seluruh arus kelistrikan pada mesin," kata Andika.
Kru bus kemudian memeriksa boks sekring, tiba-tiba muncul asap sehingga sopir langsung menginstruksikan seluruh penumpang untuk turun dari bus.
Tak lama setelah seluruh penumpang berhasil keluar, kobaran api langsung melalap bus yang saat itu sudah berhenti di bahu jalan.
Andika menegaskan, tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Namun akibat kebakaran tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp 3,5 miliar.
Sementara itu, kebakaran diduga karena korsleting listrik namun untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan petugas.
Petugas telah meminta keterangan saksi, mengevakuasi kendaraan, serta mengamankan barang bukti.
"Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran bus tersebut," pungkas Andika.
Informasi lengkap dan menarik lainnya baca di TribunJatim.com