TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Kehadiran Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan El Tari, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (1/8/2026), disambut antusias ribuan warga.
Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 07.03 Wita menggunakan mobil Toyota Innova berwarna putih. Sejak kendaraan yang ditumpanginya memasuki kawasan CFD, warga yang telah menunggu sejak sekitar pukul 06.00 Wita langsung merangsek mendekat.
Mengenakan jaket putih, topi putih, dan celana putih, Jokowi menjadi pusat perhatian. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia, berdesakan untuk menyapa, bersalaman, serta mengabadikan momen menggunakan telepon genggam mereka.
Suasana CFD pun mendadak riuh. Ribuan ponsel terangkat tinggi untuk merekam kedatangan mantan Presiden RI tersebut, sementara teriakan warga bergema di sepanjang Jalan El Tari.
"Bapak Jokowi, sebelah sini, bapak. Nengok lagi bapak, kami di belakang," teriak sekelompok ibu-ibu.
Antusiasme masyarakat terlihat dari berbagai cara yang dilakukan untuk dapat melihat Jokowi dari dekat. Sejumlah warga membawa sketsa wajah Jokowi, sementara sebagian lainnya rela memanjat pohon demi memperoleh pandangan yang lebih jelas di tengah padatnya kerumunan.
Baca juga: 3 Hari di Kupang, Ini Jadwal Jokowi dan Kaesang: ke Pantai, CFD, Dinobatkan Jadi Raja Timur
"Sa mau liat Jokowi, sudah terlihat tadi. Tidak takut jatuh, sudah biasa (panjat pohon)," ujar seorang warga.
Pemandangan tak kalah menarik terlihat dari sejumlah anak yang naik ke atas mobil boks agar dapat menyaksikan Jokowi melintas. Dari atas kendaraan, mereka melambaikan tangan sambil memanggil nama Jokowi.
"Pak Jokowi, saya ngefans sama bapak," teriak salah seorang anak.
Meski mendapat pengawalan ketat dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan aparat keamanan, antusiasme masyarakat tidak surut. Warga terus berdesakan demi mendapatkan kesempatan berswafoto dengan Jokowi.
Di tengah kerumunan yang begitu padat, Jokowi beberapa kali menghentikan langkahnya untuk melayani permintaan foto bersama warga yang telah lama menantikan kehadirannya.
Sebelum meninggalkan kawasan Car Free Day, Jokowi kembali melambaikan tangan kepada ribuan warga yang masih memadati lokasi. Lambaian tersebut disambut sorak sorai dan tepuk tangan masyarakat yang mengiringi keberangkatannya.
Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, dijadwalkan menjalani serangkaian agenda di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang selama tiga hari, mulai 31 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Rangkaian kegiatan diawali pada Jumat (31/7/2026) dengan kedatangan Jokowi di Bandara El Tari Kupang sekitar pukul 11.50 WITA.
Dari bandara, rombongan dijadwalkan menuju Masjid Lanud, kemudian ke Hotel Harper, dilanjutkan makan siang di Resto Suba Suka sebelum bertolak ke Pantai Oesina, Kabupaten Kupang. Pada sore hari, rombongan kembali ke Hotel Harper.
Memasuki Sabtu (1/8/2026), agenda dimulai sejak pagi dengan mengikuti kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Eltari.
Setelah itu, Jokowi dijadwalkan menuju Warung Lumayan, kembali ke Hotel Harper, kemudian melanjutkan kunjungan ke Gereja Marturia sebelum kembali lagi ke hotel.
Pada sore harinya, Kaesang Pangarep dijadwalkan menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI di Hotel Harper.
Baca juga: Kaesang Pangarep Pilih Maju Pileg 2029 dari Dapil Jawa Tengah V, Pengamat: Aman karena Jokowi
Usai Rakorda, rombongan akan bergerak menuju lokasi Karnaval Budaya di kawasan LLBK sebelum kembali ke Hotel Harper.
Selanjutnya, pada Minggu (2/8/2026) pukul 06.30 WITA, rombongan dijadwalkan bertolak menuju Bandara El Tari Kupang untuk mengakhiri kunjungan di Nusa Tenggara Timur.
Koordinator Lapangan Rumah Juang Nusantara 2 (RJ2), Irjan Bu'u (Mosato), mengatakan seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan selama beberapa hari terakhir bersama berbagai elemen masyarakat dan relawan.
Menurutnya, tema penyambutan yang diusung adalah "Selamat Pulang Kampung Pak Jokowi", karena NTT dianggap sebagai rumah kedua bagi Jokowi yang selama menjabat sebagai presiden telah berulang kali mengunjungi daerah tersebut.
"NTT ini kami anggap rumah kedua Pak Jokowi karena beliau sudah berkali-kali datang ke sini. Kerinduan masyarakat begitu besar sehingga kami merasa sebagai tuan rumah yang menyambut kepulangan beliau," ujarnya.
Irjan menjelaskan, fokus utama persiapan berada di Pantai Oesina yang diperkirakan akan menjadi titik dengan antusiasme masyarakat paling tinggi.
"Kami lebih memfokuskan persiapan di Pantai Oesina. Kami berkoordinasi dengan masyarakat agar penyambutan berlangsung secara alami. Antusiasme warga luar biasa, termasuk dari wilayah Kupang Barat dan Desa Lifuleo. Banyak elemen relawan, partai politik, hingga masyarakat yang secara sukarela membantu menyukseskan kegiatan ini," katanya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama kunjungan terjadi kepadatan lalu lintas.
"Kami memohon maaf kepada masyarakat Kota Kupang apabila hari ini maupun besok terjadi kemacetan di beberapa ruas jalan. Hal itu terjadi karena besarnya antusiasme masyarakat yang ingin menyambut Pak Jokowi," katanya.
Menurut Irjan, meski seluruh agenda telah disusun dalam rundown, pelaksanaannya tetap dapat berubah mengikuti situasi di lapangan.
"Rundown sudah kami susun sepadat mungkin, tetapi kami tidak bisa memastikan seluruh jadwal berjalan tepat waktu. Sangat mungkin banyak masyarakat yang ingin menyapa Pak Jokowi di sepanjang perjalanan sehingga diperlukan penyesuaian waktu," jelasnya.
Ia menambahkan, Pantai Oesina dipilih sebagai salah satu lokasi utama kunjungan karena menjadi destinasi wisata unggulan di Kabupaten Kupang sekaligus kawasan yang menikmati berbagai pembangunan infrastruktur pada masa pemerintahan Jokowi.
"Di sana masyarakat dapat melihat hasil pembangunan, mulai dari jalan yang kini jauh lebih baik hingga keberadaan pembangkit listrik yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, kunjungan ke Pantai Oesina menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan," pungkasnya. (Pos Kupang/uan/Ray Rebon)