Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto
TRIBUNFLORES.CO, MAUMERE – Rumah yang dihuni tiga kepala keluarga (KK) penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Dusun Ekko, Desa Timutawa, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), terbakar pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 10.30 Wita.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh harta benda penghuni hangus dilalap api. Rumah semi permanen berukuran 7 x 5 meter itu merupakan milik Sisilia Selang, warga Desa Timutawa.
Selama ini rumah tersebut ditempati satu keluarga asal Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, yang menjadi penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki sejak 2025.
Baca juga: BREAKING NEWS: Rumah Tinggal Penyintas Lewotobi Asal Flores Timur di Timutawa Sikka Terbakar
Kepala Desa Timutawa, Bernadinus Terang Bulan, mengatakan rumah tersebut dihuni tiga kepala keluarga dengan total 11 jiwa, termasuk lansia dan anak-anak.
"Terjadi kebakaran rumah warga yang dihuni oleh penyintas Flores Timur sebanyak tiga kepala keluarga atau 11 jiwa, termasuk lansia dan anak sekolah," kata Bernadinus.
Menurut dia, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena seluruh penghuni sedang berada di luar rumah saat kebakaran terjadi. Meski demikian, hampir seluruh harta benda milik penghuni tidak berhasil diselamatkan.
Baca juga: Bandara Frans Seda Maumere Ditutup pada Sabtu akibat Abu Vulkanik Lewotobi, 4 Penerbangan Batal
Barang-barang yang terbakar antara lain surat-surat berharga, uang tunai sekitar Rp 5 juta, pakaian orang dewasa dan anak-anak, empat unit telepon genggam, serta satu unit sepeda motor. Bernadinus memperkirakan total kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai sekitar Rp 75 juta.