Real Madrid Kebakaran Jenggot, Arsenal Diklaim Sudah Capai Kesepakatan Awal dengan Agen Vinicius
Arif Tio Buqi Abdulah August 01, 2026 05:57 PM

TRIBUNNEWS.COM – Masa depan Vinicius Junior masih menjadi salah satu teka-teki terbesar Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2026.

Hingga kini, penyerang asal Brasil itu belum memberikan keputusan atas tawaran perpanjangan kontrak yang telah diajukan Los Blancos sejak hampir satu tahun lalu.

Kontrak Vinicius di Santiago Bernabeu masih berlaku hingga Juni 2027. Namun, proses negosiasi berjalan alot karena kedua belah pihak belum menemukan kesepakatan, terutama terkait pembagian hak citra dan nilai kontrak baru.

Situasi tersebut mulai dimanfaatkan sejumlah klub elite Eropa. Salah satunya adalah Arsenal, yang dikabarkan terus meningkatkan upaya untuk memboyong Vinicius ke Emirates Stadium.

Klub juara Premier League itu menjadikan Vinicius sebagai target utama proyek Mikel Arteta dan disebut siap menawarkan kontrak terbesar dalam sejarah Arsenal.

SELEBRASI - Selebrasi pemain Real Madrid, Vinicius Junior saat cetak gol ke gawang Manchester City di leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 di Etihad Stadium pada Rabu (18/3/2026) dini hari WIB. Real Madrid menang 2-1.
SELEBRASI - Selebrasi pemain Real Madrid, Vinicius Junior saat cetak gol ke gawang Manchester City di leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 di Etihad Stadium pada Rabu (18/3/2026) dini hari WIB. Real Madrid menang 2-1. (Instagram Real Madrid)

Arsenal diklaim sudah capai kesepakatan dengan agen

Mengutip laporan Mundo Deportivo, Arsenal bahkan telah mencapai kesepakatan awal dengan Roc Nation, agensi yang menaungi Vinicius Junior.

Meski demikian, kabar tersebut masih perlu disikapi dengan hati-hati karena belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak Vinicius maupun Arsenal.

Los Blancos disebut hanya bersedia melepas pemain sayap asal Brasil tersebut jika ada klub yang sanggup membayar lebih dari 160 juta euro atau sekitar Rp3,2 triliun, seperti yang dilaporkan Sports Illustrated.

Nilai tersebut akan menjadi rekor penjualan terbesar sepanjang sejarah Real Madrid, melampaui transfer Cristiano Ronaldo ke Juventus pada 2018 yang mencapai 117 juta euro (sekitar Rp2,38 triliun).

Baca juga: Real Madrid Umumkan Carlos Espi sebagai Pelapis Kylian Mbappe, Nasib Endrick Kian Terpojok

Kesepakatan awal dengan agensi sang pemain juga diyakini bisa menjadi alat negosiasi untuk menekan Real Madrid agar meningkatkan proposal kontrak yang telah diajukan.

Di sisi lain, Real Madrid dikabarkan tidak berniat mengubah tawaran terakhirnya.

Sebaliknya, kubu Vinicius masih berupaya memperoleh persyaratan yang lebih menguntungkan, khususnya terkait pembagian hak citra yang menjadi salah satu poin utama pembahasan.

Padahal, Vinicius dalam beberapa kesempatan telah menegaskan keinginannya untuk tetap bertahan di Santiago Bernabeu.

Namun, belum adanya keputusan akhir membuat petinggi Real Madrid mulai kehilangan kesabaran karena negosiasi yang terus berlarut-larut.

Real Madrid dikejar waktu

Saat ini Vinicius masih menikmati masa liburan musim panas sebelum kembali bergabung dengan skuad Real Madrid untuk menjalani persiapan pramusim.

Kepulangannya ke Valdebebas diperkirakan menjadi momen krusial yang akan menentukan masa depannya.

Real Madrid berharap Vinicius segera menerima kontrak baru agar saga transfer ini segera berakhir.

Namun, apabila negosiasi kembali menemui jalan buntu, bukan tidak mungkin Los Blancos mulai mempertimbangkan opsi melepas salah satu aset paling berharganya pada bursa transfer musim panas ini.

Menurut laporan El Larguero, Real Madrid menargetkan masa depan Vinicius sudah dipastikan sebelum Januari 2027.

Keputusan itu diambil karena kontrak sang pemain akan memasuki tahun terakhir. Jika belum memperpanjang kontraknya, Vinicius berhak bernegosiasi dengan klub lain mulai Januari 2027 untuk bergabung secara gratis setelah masa baktinya di Madrid berakhir.

Kini keputusan sepenuhnya berada di tangan pemain berusia 26 tahun tersebut.

Vinicius memiliki tiga opsi yang bisa dipilih dalam waktu dekat.

Pertama, menerima proposal terakhir Real Madrid dan menandatangani kontrak baru. Kedua, meminta dijual pada bursa transfer musim panas ini kepada klub yang mampu memenuhi tuntutan finansialnya, dengan Arsenal disebut sebagai peminat terdepan.

Pilihan terakhir adalah tetap bertahan hingga kontraknya habis tanpa memperpanjang masa baktinya. Namun, skenario itu diyakini menjadi opsi yang paling tidak diinginkan Real Madrid.

Jika hal tersebut terjadi, Los Blancos tidak akan lagi memberikan peran sentral kepada Vinicius apabila ia memilih mengakhiri kontraknya tanpa kesepakatan baru.

(Tribunnews.com/Ali)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.