TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kasus pencurian helm kembali terjadi di kawasan Rumah Sakit Palang Merah Indonesia Sulawesi Tenggara ( RS PMI Sultra) di Kota Kendari.
Terbaru, terduga pelaku menggasak helm seorang dokter yang bertugas di RS tersebut.
RS ini berlokasi di Jl Mayjend S Parman, Kelurahan Watu-Watu, Kecamatan Kendari Barat, ibu kota Provinsi Sultra.
Aksi pelaku terekam kamera pengawas atau closed-circuit television (CCTV) yang beredar luas di media sosial (medsos).
Berdasarkan video CCTV yang diperoleh TribunnewsSultra,com, aksi pencurian helm terjadi,Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 15.22 Wita.
Pelaku yang mengenakan kaos hitam dan celana pendek tampak mendatangi area parkir dengan mengendarai motor matik.
Sebelum beraksi, pelaku sempat duduk di atas kendaraannya untuk memantau situasi sekitar.
Baca juga: Terekam CCTV, Detik-detik Tawuran Maut di Eks MTQ Kendari Berujung Penikaman Menewaskan Pemuda MK
Begitu situasi dirasa aman, pelaku mendekati sepeda motor korban yang terparkir.
Dia langsung mengambil helm merek KYT berwarna cokelat yang tergantung di kaca spion.
Kemudian, mengenakannya di kepala, lalu kabur meninggalkan lokasi.
Petugas RS PMI Sultra, Yusuf, membenarkan kejadian tersebut.
Ia menyebutkan bahwa barang yang digasak adalah milik tenaga medis yang sedang bertugas di rumah sakit.
“Yang dicuri itu helm milik dokter yang sedang bertugas di sini,” katanya dikonfirmasi, Sabtu (1/8/2026).
Yusuf mengakui aksi pencurian helm di lingkungan RS tersebut bukan pertama kalinya terjadi terutama di area parkir.
“Kalau untuk kasus kehilangan helm sudah sering terjadi, terutama di area parkiran pengunjung,” jelasnya.
Jarak RS PMI Sultra ke pusat kota, kawasan Tugu Religi Sultra, eks MTQ Kendari, sekitar 2,8-3 kilometer (km) atau 10 menit berkendara.
Tugu di kawasan Kelurahan Mandonga-Korumba, Kecamatan Mandonga ini, berdiri berhadapan Gedung Menara Balai Kota.(*)
(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)